Miris, Ibu Hamil dan Janinnya di Gresik Meninggal Gegara RS Penuh Pasien COVID-19

Esti Widiyana - detikNews
Kamis, 15 Jul 2021 15:53 WIB
ibu hamil di gresik meninggal
Saat nakes mencarikan Mazrotul rumah sakit tapi ditolak karena penuh (Foto: Dok. Kepala Desa Gredek)
Gresik -

Seorang ibu hamil di Gresik dengan gejala COVID-19 meninggal karena lama tak mendapatkan ruang perawatan di rumah sakit. Rumah sakit sendiri penuh karena banyaknya pasien COVID-19.

Ibu hamil tersebut adalah Mazrotul Afiro (31), warga Desa Gredek, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik. Mazrotul meninggal pada Rabu (14/7) sekitar pukul 01.00 WIB.

"Sebelumnya janin yang 7 bulan di kandungan meningga terlebih dahulu pada Senin (12/7) sekitar pukul 21.00 WIB," ujar Kepala Desa Gredek, Muhammad Bahrul Ghofar, kepada detikcom, Kamis (15/7/2021).

Bahrul mengatakan saturasi Mazrotul menurun pada Senin (12/7) saat diperiksa di puskesmas setempat. Karena sesak napas, Mazrotul kemudian diswab antigen dan didapatkan hasilnya positif. Mazrotul pun dirujuk ke RSUD Ibnu Sina.

"Kita mencoba komunikasi dengan puskesmas mencoba rujukan ke RSUD Ibnu Sina, kita rujuk ke sana. Ternyata pada saat itu ruang ICU dan IGD penuh," kata Ghofar.

Bidan di puskesmas berusaha menghubungi semua RS di Gresik dan semua mengatakan jika ruang ICU dan IGD juga sudah penuh. Ghofar juga berusaha menghubungi kades di Kecamatan Balongpanggang untuk mencarikan RS. Tetapi dua rumah sakit di Kecamatan Balongpanggang juga penuh.

Akhirnya, lanjut Ghofat, pasien dibawa dari RS satu ke RS satunya sampai pukul 16.00 WIB. Ia juga meminta tolong ke karang taruna yang ada di desa, disebar untuk mencari RSU di Surabaya siapa tahu ada yang kosong di ruang ICU atau IGD.

"Tapi info yang didapat semuanya hampir di Surabaya dan Gresik full. Akhirnya kita mengambil keputusan untuk dibawa ke rumah jam 4 sore. Kita oksigen, kita infus di rumah sambil menunggu informasi, siapa tahu ada RS yang bisa dibuat rujukan," lanjut Ghofar.

Pukul 18.00 WIB, ada info bahwa ada ruang di RSUD Ibnu Sina yang kosong. Akhirnya Mazrotul dibawa ke sana dan dirawat di ruang persalinan. Namun dalam perawatannya, janin yang ada di dalam kandungannya meninggal sekitar pukul 21.00 WIB.

"Besoknya, Rabu dini hari jam 1 malam sekian menit, dapat kabar ibu Mazrotul Afiro dinyatakan meninggal. Dan itupun anaknya belum dilakukan pertolongan apa pun, masih di dalam kandungan. Sampai ibunya meninggal bayinya masih di dalam kandungan. Tidak ada tindakan persalinan," tambah Ghofar.

Kemudian, pada Rabu (14/7) selepas Zuhur almarhum Mazrotul dimakamkan di TPU Desa Gredek. Saat dimakamkan, bayinya masih ada di dalam kandungan.

"Jadi dimakamkan hari Rabu usai Dhuhur di TPU Desa Gredek, sekaligus bayinya masih di dalam kandungan. Belum dilakukan tindakan apa pun untuk mengeluarkan bayinya, belum sampai itu," tandas Ghofar.

Simak juga 'PMI Solo Berduka, Hari Ini 1 Nakes Gugur dalam Keadaan Hamil':

[Gambas:Video 20detik]



(iwd/iwd)