12.556 Pelanggar Prokes di Lamongan Terjaring Selama Pandemi COVID-19

Eko Sudjarwo - detikNews
Jumat, 09 Jul 2021 15:15 WIB
sidang di tempat pelanggar prokes di Lamongan
Sidang di tempat bagi pelanggar prokes di Lamongan (Foto: Eko Sudjarwo)
Lamongan -

Satgas COVID-19 Lamongan bertindak tegas terhadap para pelanggar protokol kesehatan. Hingga kini sudah lebih 12 ribu pelanggar prokes yang sudah disidangkan, baik sidang virtual maupun sidang di tempat.

Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan selama penerapan PPKM Darurat di Lamongan pihaknya menindak tegas semua pelanggar protokol kesehatan (prokes). Operasi-operasi sebelumnya yang sudah dilakukan, kata pria yang juga Bupati Lamongan ini, pihaknya sudah menemukan sekitar 12.556 pelanggar.

"Sudah 12.556 pelanggar protokol kesehatan sampai hari ini, belum sidang (di tempat) yang kita lakukan hari ini," kata Yuhronur Efendi atau yang akrab disapa Pak Yes ini saat melihat langsung pelaksanaan sidang yustisi yang berlangsung di GOR Lamongan, Jumat (9/7/2021).

Dikatakan Pak Yes, pelaksanaan sidang yustisi secara langsung ini termasuk salah satu upaya dalam pelaksanaan PPKM Darurat COVID-19 di Lamongan. Menurutnya, sidang di tempat merupakan salah satu bagian dari pemberian edukasi dan peringatan kepada masyarakat untuk patuh memakai perlengkapan safety berkendara seperti helm dan protokol kesehatan seperti masker.

"Ini terus kita lakukan supaya memberikan edukasi bagi masyarakat, agar PPKM darurat ini bisa berjalan efektif dan menimbulkan efek positif bagi penurunan jumlah terpapar maupun kematian di Lamongan," ujar Pak Yes.

Pak Yes juga mengungkapkan, dalam 2 hari ini COVID-19 di Lamongan sudah mulai melandai, tapi bukan berarti tidak ada angka kematian. Masyarakat, ungkap Pak Yes, perlu mengetahui kalau dalam 2 hari terakhir dari data Dinkes Lamongan menunjukkan jika jumlah pasien COVID-19 yang sembuh lebih besar dibandingkan jumlah yang terpapar.

"Dalam PPKM Darurat ini ada beberapa hal yang telah kita lakukan, selain upaya penyekatan, kemudian kita juga mengurangi kerumunan, beberapa lampu jalan kita matikan dan sampai tiga hari kemarin Alhamdulillah bisa mengurangi mobilitas massa di Lamongan sekitar 30 persen," terangnya.

Sementara itu, Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana menambahkan segala upaya yang dilakukan 3 pilar yaitu Pemkab, Kodim 0812 dan Polres Lamongan, adalah demi menyelamatkan warga Lamongan. Menurut Miko, segala upaya yang dilakukan dapat berhasil ketika masyarakat juga berperan serta secara aktif.

"Harus kita fahami bersama, situasinya sedang extraordinary, juga dibutuhkan kegiatan yang extraordinary baik terkait upaya preventif maupun kegiatan lainnya. Salah satu upayanya dengan seperti ini, operasi yustisi, pelaksanaan kegiatan edukasi lain, vaksinasi, ini harus bersama-sama kita lakukan," kata Miko.

Selain operasi yustisi dengan menerapkan sidang di tempat bagi para pelanggar prokes, dalam kegiatan ini juga dilakukan pemeriksaan suhu tubuh dan tes swab antigen secara acak. Tes swab antigen dilakukan jika terdapat pelanggar yang diketahui memiliki suhu tubuh lebih dari 38 derajat celcius.

Lihat juga video '9 Provinsi Kasus Kematian Covid-19 Naik Signifikan':

[Gambas:Video 20detik]



(iwd/iwd)