Panglima TNI dan Kapolri Optimis Herd Immunity Jatim Tercapai Bulan Agustus

Faiq Azmi - detikNews
Jumat, 09 Jul 2021 12:20 WIB
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meninjau vaksinasi COVID-19 di Grand City, Surabaya. Hadi mengatakan ada dua strategi untuk vaksinasi.
Saat Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meninjau vaksinasi COVID-19 di Grand City, Surabaya/Foto: Faiq Azmi
Surabaya -

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meninjau vaksinasi COVID-19 di Grand City, Surabaya. Hadi mengatakan ada dua strategi untuk vaksinasi.

"Pelaksanaan vaksinasi ada dua strategi. Yang pertama adalah strategi reguler di tempat-tempat Puskesmas, kemudian di wilayah Korem, Polres yang setiap hari melayani masyarakat Surabaya," ujar Hadi usai meninjau vaksinasi COVID-19 di Kota Surabaya, Jumat (9/7/2021).

"Strategi kedua adalah serbuan vaksinasi yang dilaksanakan bersama seperti di Grand City ini dengan jumlah besar," sambungnya.

Dengan dua strategi tersebut, kata Hadi, diharapkan bisa memaksimalkan percepatan proses vaksinasi COVID-19 di Jatim. Khususnya Surabaya Raya. Pasalnya, Jatim ditargetkan bisa memvaksin sekitar 200 ribu hingga 300 ribu jiwa per hari.

"Dengan dua strategi tersebut, diharapkan target 200-300 ribu sehari bisa tercapai. Harapan di Jatim, Surabaya Raya, pertengahan Agustus sudah tercapai herd immunity sesuai harapan kita semua," terangnya.

Hadi juga mengingatkan warga yang telah divaksin untuk tetap menjaga protokol kesehatan. "Vaksin bukan berarti kita kebal, tapi kita siap kalau terpapar COVID-19. Sekali lagi, saudara-saudara tetap gunakan masker karena dengan masker 95 persen kita akan terhindar dari terpaparnya COVID-19," imbuhnya.

Sementara Kapolri Listyo Sigit mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Menkes, agar proses pendistribusian vaksin di Jatim terus berjalan lancar. Ia juga mengapresiasi program vaksinasi COVID-19 di Jatim, penyerapannya telah melebihi target.

"Kita dapat laporan ada di beberapa tempat penyerapannya melebihi target. Ini jadi optimisme dalam membentuk herd immunity di Jatim akan tercapai. Rata-rata saat ini sudah 165 ribu (vaksinasi) sehari (di Jatim," terang Sigit.

Senada dengan Hadi, Sigit juga yakin pada Bulan Agustus, herd immunity akan tercapai di Jatim. Apalagi, sudah 7,9 juta warga Jatim divaksin.

"Untuk segera mencapai, angka 300 ribu per hari untuk herd immunity. Dengan kekompakan Forkopimda Jatim ini, target bisa terpenuhi. Kita akan mendorong pemerintah, Pak Menkes untuk distribusi sebanyak-banyaknya (vaksin) sesuai kebutuhan," ungkapnya.

"Kurang lebih 23 juta masyarakat (di Jatim) yang perlu disuntik, saat ini sudah 7,9 juta. Harapannya ini bisa dipertahankan, dinaikkan, maka di akhir Agustus bisa jadi hadiah buat masyarakat Surabaya, untuk tercapainya herd immunity di Jatim. Tetap jaga jarak, prokes, masker, sayangi diri kita, sayangi keluarga," pungkas Kapolri.

Dalam peninjauan vaksinasi COVID-19 ini, hadir Kepala BNPB Letjen Ganip Warsito, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, serta pejabat Forkopimda Jatim lainnya.

(sun/bdh)