Ratusan Pekerja Proyek Strategis Nasional di Trenggalek Divaksin

Adhar Muttaqien - detikNews
Kamis, 08 Jul 2021 16:59 WIB
vaksinasi pekerja Proyek Strategis Nasional di trenggalek
Vaksinasi pekerja Proyek Strategis Nasional di trenggalek (Foto: Adhar Muttaqien)
Trenggalek -

Serbuan vaksinasi COVID-19 terus digencarkan di Trenggalek. Salah satu sasarannya adalah ratusan pekerja di Proyek Strategis Nasional (PSN) Bendungan Tugu.

Komandan Kodim 0806 Trenggalek Letkol Arh Uun Samson Sugiarto mengatakan serbuan vaksinasi nasional yang dilakukan di anjungan cerdas Kecamatan Tugu, Trenggalek diikuti oleh ratusan pekerja lapangan dari proyek pembangunan Bendungan Tugu dan masyarakat sekitarnya.

"Kami membantu pemerintah daerah bersama polri untuk percepatan vaksinasi. Proyek strategis nasional menjadi salah sasaran vaksin, karena ini adalah proyek vital," kata Uun Samson, Kamis (8/7/2021).

Menurut Uun, vaksinasi terhadap para pekerja proyek strategis dinilai penting sebab proyek tersebut masuk kategori kritikal dan diperbolehkan beroperasi 100 persen di masa PPKM darurat.

"Vaksinasi ini dilakukan secara gabungan antara Kodim Trenggalek dan pemerintah daerah. Kami ingin memastikan seluruh pekerja proyek strategis nasional di Trenggalek telah tervaksin," jelasnya.

Sementara itu PPK Bendungan Tugu Yudha Tantra Ahmadi, mengatakan pada vaksinasi massal tersebut terdapat 250 pekerja yang mendapat suntikan, sedangkan 200 pekerja lainnya masih menunggu tahap berikutnya.

"Di sini ada 450 pekerja lapangan, sedangkan yang divaksin sekarang 250 pekerja, sehingga masih kurang sekitar 200 orang. Kalau untuk 100 karyawan BUMN dan pegawai Kementerian PUPR yang di sini sudah divaksin semua," kata Yudha.

Pihaknya mengaku akan mengikutsertakan seluruh pekerja yang tersisa, pada vaksinasi massal tahap berikutnya. Lanjut dia, meskipun masih ada pekerja yang belum tervaksin, proyek pembangunan tetap beroperaai 100 persen dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"Sesuai Inmendagri, proyek ini masuk kategori kritikal dan diperbolehkan beroperasi 100 persen. Protokol kesehatan tetap kami jalankan, kami sediakan masker, serta APD," imbuhnya.

Bahkan di lokasi proyek Bendungan Tugu tersebut juga disediakan fasilitas ruang isolasi mandiri, jika ada pekerja maupun karyawan yang terkonfirmasi positif COVID-19.

"Di sana juga ada perawatnya," ujar Yudha.

Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin, mengatakan dalam program vaksinasi massal tersebut pihaknya juga mendeteksi dini persebaran COVID-19, dengan melakukan tes usap antigen terhadap seluruh peserta.

"Jadi, sebelum divaksin dilakukan tes usap antigen, tadi ada dua pekerja dan satu warga yang positif . Untuk yang positif langsung dilakukan karantina dan mikro lockdown di lingkungan tempat tinggalnya," kata Bupati M Nur Arifin.

Dijelaskan Arifin, antusiasme pekerja dan masyarakat di sekitar proyek Bendungan Tugu cukup tinggi, bahkan melebihi jumlah vaksin yang disediakan.

"Ini tadi kami menyediakan sekitar 400 vaksin, sudah habis. Ini akan ditambah 100 hingga 200 dosis lagi," jelasnya.

(iwd/iwd)