Tenaga Baru Direkrut Percepat Penanganan COVID-19 di Pacitan

Purwo Sumodiharjo - detikNews
Selasa, 06 Jul 2021 16:29 WIB
Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji
Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji (Foto: Purwo Sumodiharjo)
Pacitan -

Pemkab Pacitan bersiap menambah jumlah tenaga kesehatan. Itu menyusul penutupan sementara IGD RSUD dr Darsono akibat banyak tenaga medis terpapar COVID-19. Penambahan tenaga akan dilakukan dengan pola rekrutmen.

"Sekarang ini kami lagi mencari formula yang tepat untuk menambah tenaga kesehatan," kata Bupati Indrata Nur Bayuaji usai memimpin rapat di gazebo Halking (halaman wingking) Pendopo Kabupaten, Selasa (6/7/2021).

Hadir dalam rapat tersebut Plt Kepala Dinas Kesehatan dr T. Hendra Purwaka, Direktur RSUD dr Darsono dr Iman Darmawan, dan Kepala Inspektorat Budianto. Ada pula Kabag Hukum Deni Cahyantoro.

Awalnya Aji, sapaan Indrata Nur Bayuaji berharap kebutuhan tenaga medis dapat tercukupi dengan bantuan personel puskesmas. Hanya saja, beban mereka di wilayah sudah terlampau berat. Terutama berkait tugas tracking, tracing, dan treatment.

"Juga (tugas) percepatan vaksinasi. Dan juga (penanganan) penyakit lainnya," terangnya.

Selain penambahan tenaga kesehatan untuk IGD, lanjut Aji, prioritas lainnya adalah penambahan bed perawatan di fasilitas milik pemkab tersebut. Hal ini sekaligus menegaskan jika perawatan pasien Corona tetap dipusatkan di RSUD.

Sebelumnya memang sempat muncul wacana menjadikan Wisma Atlet sebagai rumah sakit lapangan. Pun ada pula gagasan memanfaatkan sarana kesehatan lain di Kota 1001 Gua. Hanya saja rencana itu belum akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

"Wisma atlet hanya digunakan untuk isolasi," tandas Aji.

Terkait rekrutmen tenaga baru dimaksud, Aji menjelaskan pihaknya akan memberlakukan dua hal. Pertama, mengambil dari puskesmas yang masih memiliki karyawan berlebih. Dan kedua, merekrut tenaga dari luar. Tentu saja dengan prasyarat khusus.

Pada kesempatan sama, Plt Kepala Dinas Kesehatan dr T. Hendra Purwaka membeberkan kebutuhan tenaga medis di RSUD dr Darsono. Antara lain 14 orang untuk ditempatkan di ruang ICU, serta petugas pemulasaraan jenazah sebanyak 4 orang.

"Kalau misalnya ada pembukaan (ruang perawatan) lagi nanti ada penambahan 28 lagi. Itu tenaga nanti akan dikaji lagi," papar Hendra.

"Untuk kebutuhan saat ini yang dibutuhkan 14 tenaga perawat dan 1 dokter," imbuh dia seraya menargetkan penyelesaian rekrutmen dalam dua pekan.

(iwd/iwd)