Buaya Muara Kembali Menampakkan Diri di Bengawan Solo

Eko Sudjarwo - detikNews
Selasa, 06 Jul 2021 16:19 WIB
Buaya muara kembali menampakkan diri di Sungai Bengawan Solo, Desa Parengan, Kecamatan Maduran. Kemunculan buaya muara menyedot perhatian warga.
Penampakan buaya di bantaran Sungai Bengawan Solo/Foto: Eko Sudjarwo/detikcom
Lamongan -

Buaya muara kembali menampakkan diri di Sungai Bengawan Solo, Desa Parengan, Kecamatan Maduran, Lamongan. Kemunculan buaya muara ini menyedot perhatian warga.

Meski ada tanda peringatan dari BKSDA Jatim dan BPBD Lamongan, rasa penasaran warga soal penampakan buaya tak terbendung. Banyak warga yang ingin melihat langsung penampakan buaya muara, yang sempat viral di media sosial tersebut.

"Penasaran seperti apa penampakan buaya yang muncul itu, karena baru pertama kali ini melihat buaya di Bengawan Solo," kata Erna Yanti, warga Desa Parengan, Kecamatan Maduran, Selasa (6/7/2021).

Buaya muara tersebut muncul tadi pagi. Hingga menjelang siang, banyak warga yang rela panas-panasan menanti buaya tersebut muncul kembali.

Erna dan warga lainnya tidak mendekat ke lokasi penampakan buaya, yang sudah diberi tanda atau papan peringatan. Warga kebanyakan hanya melihat dari jauh atau dari atas tanggul.

"Awal-awal muncul dulu kan kalau ada orang buaya-buaya ini terus lari. Sehingga banyak yang tidak percaya dan akhirnya memberanikan diri untuk melihat langsung," terang Erna.

Erna juga menyebut, sejak kemunculan pertama yang kemudian viral, sudah ada 10 kali penampakan buaya di lokasi yang sama. "Tapi ya cuma sebentar kemudian lari ke dalam sungai. Lumayan bisa buat hiburan," terang Erna.

Sementara Kepala Resort Konservasi Wilayah (RKW) Gresik X Lamongan Agus Ariyanto mengatakan, pihaknya sudah memasang setidaknya 4 papan peringatan soal keberadaan buaya muara tersebut. Harapannya, warga tidak mendekat ke lokasi di mana buaya-buaya tersebut kerap muncul.

"Papan peringatan kami pasang di titik di mana buaya-buaya kerap muncul. Sebanyak 4 titik, dengan harapan agar warga bisa lebih berhati-hati," terang Agus.

Agus mengungkapkan, berdasarkan keterangan warga, ada 4 buaya yang muncul ke permukaan. Pihaknya sudah beberapa kali melakukan pemantauan soal penampakan buaya itu.

"Kami akan melakukan kajian dan mengumpulkan data sebelum bisa memutuskan apakah akan mengevakuasi atau tidak buaya-buaya ini," imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Rabu (9/6/2021) Warga Desa Parengan, Kecamatan Maduran dihebohkan oleh penampakan buaya di bantaran Sungai Bengawan Solo. Kemunculan buaya yang sedang berjemur tersebut sempat diabadikan oleh salah satu warga dan diunggah ke media sosial. BKSDA juga sudah memasang tanda peringatan agar warga tidak mendekat ke lokasi penampakan buaya.

(sun/bdh)