2 Hari PPKM Darurat, Hanya 20 Kendaraan Diputar Balik di Exit Tol Ngawi

Sugeng Harianto - detikNews
Minggu, 04 Jul 2021 21:53 WIB
exit tol ngawi
Dirlantas Polda Jatim AKBP Latif Usman memeriksa kendaraan di exit Tol Ngawi (Foto: Dok. Polres Ngawi)
Ngawi -

Tak banyak kendaraan diputar balik di perbatasan Jatim-Jateng di Ngawi di hari kedua PPKM darurat. Hanya 20 kendaraan yang diputar balik.

"Untuk yang diputar balik sedikit mungkin masyarakat sudah memahaminya. Hanya sekitar 20 kendaraan saja diputar balik petugas," ujar Dirlantas Polda Jatim AKBP Latif Usman kepada wartawan di exit tol Ngawi, Minggu (4/7/2021).

Dari 20 kendaraan yang diputar balik, kata Latif, merupakan hasil penyekatan hari kedua saja. Untuk hari pertama, tidak ada kendaraan yang diputar balik.

"Untuk kemarin tidak ada yang diputar balik dan hari ini ada 20 kendaraan yang diputar balik. Itu pun di dua titik yakni di Pos Mantingan dan pos Exit Tol Ngawi," kata Latif.

Sementara itu Kapolres Ngawi AKBP I Wayan Winaya mengatakan di pos pengendalian PPKM darurat di Mantingan ada 232 kendaraan yang diperiksa selama dua hari baik kendaraan pribadi, bus, dan roda dua.

"Total ada 232-an kendaraan kita periksa dua hari untuk di pos Mantingan dan semua melengkapi surat bebas COVID-19 dan bawa surat sudah vaksin," ungkap Winaya.

Dijelaskan oleh Winaya untuk pos pengendalian PPKM darurat juga ada di perbatasan Bojonegoro namun hanya sedikit kendaraan yang melintas dan diperiksa.

"Dari tiga titik pos pengendalian PPKM darurat ini. Dua yang hasil reaktif rapid antigen di Exit Tol Ngawi," kata Winaya.

Winaya mengatakan Pos Pengendalian PPKM darurat selain di exit Tol Ngawi juga ada posko di perbatasan Jatim Jateng, di Mantingan dan Pos Banyakan di perbatasan Bojonegoro. Untuk kendaraan yang dilakukan pemeriksaan di Pos Banyakan ada 121 kendaraan baik roda empat dan dua.

"Jadi memang ada tiga titik pos pengendalian PPKM darurat di Ngawi selain di Mantingan dan exit tol juga di Banyakan perbatasan Bojonegoro sekitar 121 kendaraan diperiksa namun aman semua bebas COVID-19," jelas Winaya.

Winaya menambahkan sedikitnya kendaraan yang diputar balik karena masyarakat sudah mulai paham membawa surat bebas COVID-19. "Hanya sedikit kendaraan yang diputar balik karena sudah membawa atau menyertakan surat keterangan bebas COVID-19," tandas Winaya.

(iwd/iwd)