Belasan Warkop dan Kafe di Bojonegoro Disegel Langgar Aturan PPKM Darurat

Ainur Rofiq - detikNews
Minggu, 04 Jul 2021 21:41 WIB
ppkm darurat di bojonegoro
Sebuah warung kopi dipolice line karena langgar aturan PPKM darurat (Foto: Ainur Rofiq)
Bojonegoro -

Patroli skala besar dalam rangka PPKM darurat terus dilakukan di Bojonegoro. Aparat gabungan yang terdiri dari polisi TNI, Satpol PP, Dishub, dan tim medis semakin masif melakukannya.

Di hari kedua PPKM daruat ini, aparat lebih tegas dalam bertindak. Beberapa warung kopi dan pertokoan, pasar burung, dan kafe dipasang garis polisi karena tidak mengindahkan aturan dalam masa PPKM darurat.

"Dalam PPKM darurat ini awalnya kami lakukan imbauan, dan hari ini kita pertegas dalam patroli skala besar. Kita juga lakukan teguran dan pasang garis polisi di beberapa tempat warung, kafe yang ramai warga nongkrong. Serta kerumunan di pasar burung tadi," ujar Kapolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia kepada detikcom, Minggu (4/7/2021).

ppkm darurat di bojonegoroPemuda yang nongkrong di warkop dihukum push up (Foto: Ainur Rofiq)

Dalam patroli skala besar ini, tim gabungan menyisir semua ruas jalan perkotaan. Mereka juga melakukan penindakan terhadap warga yang tidak menggunakan masker dengan melakukan tipiring berdasarkan Perda Provinsi Jatim No. 2 tahun 2020 tentang perubahan Perda Provinsi Jatim No. 1 tahun 2019 tentang penyelenggaraan ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat pasal 49 jo 20a dan pasal 27c.

Petugas juga melakukan imbauan kepada pengguna jalan untuk tetap menggunakan masker dan kelengkapan surat berkendara. Selain itu, aparat juga melaksanakan teguran sosial terhadap pengunjung warkop, kafe. Aparat juga memasang police line terhadap warkop yang masih melayani pengunjung makan di tempat (dine In). Mereka yang terjaring juga diberi sanksi push up.

Di antara lokasi yang disasar adalah warkop di seputaran Taman Bengawan Solo (TBS), yang saat di patroli terjadi kerumunan ratusan orang nongkrong sambil menikmati kopi.

"Ada belasan warkop tadi di taman bengawan solo,beberapa kafe yang kita patroli, dan kita tegur agar tidak ada yang melayani makan minum di tempat. Tadi saat kita datangi ada pengunjung kurang lebih 150 orang yang berkerumun ngopi," Jelas Pandia.

Beberapa kafe yang dipatroli dan diberi imbauan yakni Kafe Satron di Jalan Panglima Sudirman dengan jumlah pengunjung sekitar 25 orang, seputaran warung dan kafe di Jalan dr. Cipto di antaranya Warkop Rebox dan Kedai Ken's dengan pengunjung sekitar 65 orang.

(iwd/iwd)