Keluarga Minta Pencarian Korban Hilang KMP Yunicee Diperpanjang

Ardian Fanani - detikNews
Minggu, 04 Jul 2021 16:45 WIB
kmp yunicee tenggelam
Keluarga korban tenggelamnya KMP Yunicee di kamar mayat RSUD Blambangan (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi -

Pencarian korban tenggelam KMP Yunicee di Selat Bali menginjak hari keenam pencarian. Masih ada 16 penumpang dan ABK kapal yang masih hilang. Keluarga meminta, pencarian terus dilakukan hingga seluruh penumpang hilang ditemukan.

Rizal (35) warga Garut, Jawa Barat rela datang ke Banyuwangi untuk mengetahui kabar keluarganya yang menjadi korban tenggelamnya KMP Yunicee di Selat Bali.

Dirinya mendengar ada salah satu warga Jawa Barat yang ditemukan dan diidentifikasi di RSUD Blambangan Banyuwangi. Dirinya pun bergegas kesana. Namun sayang, yang ditemukan bukanlah keluarganya, yang bekerja sebagai penjaga kantin KMP Yunicee.

"Ternyata bukan. Saya tidak tahu ciri-ciri bapak saya. Belum ketemu hingga saat ini," ujarnya kepada wartawan di kamar mayat RSUD Blambangan, Minggu (4/7/2021).

Rizal mengaku datang ke Banyuwangi sejak hari Kamis (1/7/2021). Dirinya mencari ayahnya, Suryamin (52) yang bekerja sebagai penjaga kantin KMP Yunicee. Bersama Suryamin, ada 2 orang lagi penjaga kantin yang hilang yakni Agustin Lestari dan Juliadi. Nama terakhir jenazahnya ditemukan di perairan Sembulungan, Muncar.

Besok Senin (5/7/2021) adalah hari ke 7 pencarian korban hilang tenggelamnya KMP Yunicee. Pihaknya berharap, pemerintah melalui petugas gabungan SAR terus melakukan upaya pencarian.

"Saya mohon untuk diperpanjang. Karena ayah saya belum ketemu hingga saat ini. Saya mohon," harapnya sambil terisak.

Hal yang sama diungkapkan oleh Suryadi (30), warga Tasikmalaya, Jawa Barat. Satu keluarganya, Juliadi sudah ditemukan. Namun Agustin Lestari, masih hilang dan tenggelam bersama dengan KMP Yunicee. Dirinya berharap pencarian korban hilang KMP Yunicee diperpanjang hingga seluruh keluarganya ditemukan.

"Harapan kami, semua ditemukan. Kami berharap bisa diberikan kesempatan terakhir untuk merawat mereka meskipun mereka sudah meninggal dunia," harapnya.

Untuk sementara 2 jenazah korban tenggelam KMP Yunicee ditemukan. Mereka adalah Miftahul Arifin, yang ditemukan dalam kondisi tak bernyawa sekitar 1,2 mil di selatan Pelabuhan Gilimanuk, Bali. Selanjutnya, Juliadi (30) warga Ciampanan, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Korban diketahui juga merupakan penjaga kantin KMP Yunicee yang sebelumnya dinyatakan hilang. Juliadi ditemukan di perairan Sembulungan Kecamatan Muncar, Banyuwangi.

Dengan tambahan dua korban ini, maka total sudah ada 9 korban meninggal atas tragedi tenggelamnya KMP Yunicee. Sejauh ini, Tim SAR terus melakukan penyisiran, mengingat masih ada sekitar 16 korban yang belum ditemukan.

Berikut Data Korban Hilang KMP Yunicee

1. I Wayan Wira (L) penumpang, manifes

2. I Made gunadi/sunan (L) penumpang, manifes

3. Gatot pujianto (L) penumpang , manifes

4. Shofyan tsauri (L) penumpang, manifes

5. Alisya (P) penumpang, manifes

6. Azwha (p) penumpang, manifes

7. Sutarji (L) penumpang, manifes

8. Robi (L) penumpang, manifes

9. M. Afif balqi (L) penumpang, manifes

10. Agustin lestari (L) kantin kapal, manifes

11. Suryamin (L) kantin kapal, manifes

12. Khorul Anam (L) ASDP, non manifes

13. M rafasya putra Pujianto (L) penumpang, non manifes

14. Ceisya putri febriani (P) penumpang, non manifes

15. Mahadi (L) penumpang, manifes

16. Sutra (L) penumpang, manifes

Simak video 'Bangkai KMP Yunicee Dipastikan Tak Ganggu Penyeberangan Jawa-Bali':

[Gambas:Video 20detik]



(iwd/iwd)