Kasus Kematian COVID-19 Menggila, Perajin Peti Mati Kewalahan Layani Pesanan

Enggran Eko Budianto - detikNews
Selasa, 29 Jun 2021 07:45 WIB
Perajin Peti Mati di Mojokerto Kewalahan Meladeni Pesanan
Pembuat peti mati (Foto: Enggran Eko Budianto/detikcom)
Mojokerto -

COVID-19 menggila membuat perajin peti mati di Kota Mojokerto kewalahan meladeni pesanan dalam satu pekan terakhir. Pesanan peti mati dari sejumlah rumah sakit untuk memakamkan korban Virus Corona terpaksa ditolak.

Itulah yang dialami Purwantinah Sudomo (75), perajin peti mati di Jalan Trunojoyo, Kelurahan/Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Ibu empat anak ini mengaku mulai kewalahan meladeni pesanan peti mati sejak satu pekan terakhir.

Menurut dia, permintaan peti mati dari sejumlah rumah sakit di Kota dan Kabupaten Mojokerto terus datang. Karena korban COVID-19 terus berjatuhan. Namun, Purwantinah kekurangan tukang untuk mengerjakan pesanan tersebut.

"Sudah kewalahan karena tukangnya tinggal satu sejak satu pekan. Satu tukang hanya bisa membuat satu peti sehari," kata Purwantinah kepada wartawan di tempat usahanya, Selas (29/6/2021).

Akibatnya, Purwantinah terpaksa menolak pesanan peti mati dari sejumlah rumah sakit. Ia juga tak sempat menyetok peti mati di tempat usahanya. Karena peti yang jadi langsung diambil rumah sakit pemesan.

"Sepekan kemarin saya sudah tiga kali menolak permintaan dari RS Kamar Medika, RSI Sakinah dua kali dan tiga kali dari gereja saya tolak semua," terangnya.

Simak video 'Angka Kematian COVID-19 di Majalengka Naik, Perajin Peti Kebanjiran Order':

[Gambas:Video 20detik]