Kasus COVID-19 Terus Naik, Pemkot Blitar Tutup Tempat Wisata Mulai Besok

Erliana Riady - detikNews
Minggu, 27 Jun 2021 10:40 WIB
Pemkot Blitar memutuskan menutup semua tempat wisata mulai Senin (28/6). Ini untuk mencegah pengunjung dari luar kota, menyusul kasus COVID-19 yang terus naik.
Pengunjung di Makam Bung Karno/Foto: Erliana Riady/detikcom
Blitar -

Pemkot Blitar memutuskan menutup semua tempat wisata mulai Senin (28/6). Ini untuk mencegah pengunjung dari luar kota, menyusul kasus COVID-19 yang terus naik.

Sekretaris Satgas COVID-19 Kota Blitar, Hakim Sisworo mengatakan, keputusan tersebut diambil setelah dalam rakor penanggulangan pandemi didapati tren kenaikan kasus baru di Kota Blitar.

"Jadi antisipasinya supaya jangan sampai melonjak seperti beberapa kota di Jatim. Kami tutup semua lokasi wisata. Karena lokasi wisata ikonik seperti Makam Bung Karno ini kan pengunjung datang dari seluruh Indonesia," kata Hakim saat dikonfirmasi detikcom, Minggu (27/6/2021).

Baca juga: Tiga Daerah di Jatim Masih Zona Merah, Ini Sebaran dan Rinciannya

Disparbud Pemkot Blitar telah menerbitkan surat edaran terkait penutupan semua tempat wisata. Surat Edaran itu bernomor 470/177/410.107.1/2021 tentang Penutupan Sementara Kawasan Wisata MBK. Seperti Makam Bung Karno (MBK) dan PIPP. Namun lokasi lainnya juga ditutup, seperti Istana Gebang, Kebun Rakyat Kebonrojo, Kampung Belimbing dan Alon-alon.

"Kami tutup mulai Senin (28/6) sampai Rabu (30/6)," imbuh Hakim.

Kahfi Nezar, juru kunci MBK mengakui tingkat kunjungan wisatawan sekaligus peziarah ke MBK naik signifikan. Kenaikan terpantau sejak memasuki Bulan Juni sebagai Haul Bung Karno dan Hari Lahir Pancasila. Ribuan peziarah mendatangi makam Presiden pertama RI tersebut, sekaligus ikut memperingati Bulan Bung Karno di Kota Blitar.

Baca juga: RSSA Malang Kebanjiran Pasien COVID-19, Pagi Tadi Tangani 100 Orang

"Sampai sekarang pun, masih banyak yang menginformasikan dalam perjalanan ke sini," ujarnya.

Selain menutup semua tempat wisata, Pemkot Blitar juga bersiap-siap menambah kapasitas ruang ICU penanganan COVID-19. Karena dari laporan dua rumah sakit rujukan, sudah menunjukkan warning warna kuning. Seperti di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar, BOR per Jumat (25/6) sudah di angka 66,67 persen.

Sementara di RSI Aminah, lonjakan pasien terjadi dalam jangka waktu satu hari. Jika Jumat (25/6), di ICU BOR masih 80 persen, namun hari ini full. Sedangkan untuk ruang isolasi dengan kapasitas 33 bed terisi 22 pasien. Atau BOR mencapai angka 66 persen.

"BOR ICU telah 100 persen. Namun untuk ruang isolasi turun menjadi 50 persen. Karena kami nambah 5 bed, sehingga kapasitas jadi naik 38. Tapi ini masih banyak rujukan. Bisa jadi nanti sore BOR ruang isolasi bertambah," pungkas Humas RSI Aminah Blitar, Imro Atus Saadah.

Simak juga 'Rekor Lagi! Kasus Corona di Indonesia Bertambah 21 Ribu':

[Gambas:Video 20detik]



(sun/bdh)