Kasus Aktif COVID-19 Kota Malang Menggila, Walkot Sutiaji Sebut Bebas Jam Malam

Muhammad Aminudin - detikNews
Sabtu, 26 Jun 2021 18:34 WIB
Wali Kota Malang Sutiaji
Foto: Tangkapan Layar
Malang -

Pemkot Malang tetap memilih penebalan PPKM mikro untuk menahan laju kasus COVID-19. Jam malam atau PPKM Mikro mulai 22 Juni- 5 Juli enggan diterapkan, demi menjaga pergerakan ekonomi masyarakat.

Hal ini disampaikan Wali Kota Malang Sutiaji melalui akun resmi instagramnya, @sam.sutiaji.

"Kami masih belum memberlakukan jam malam di Kota Malang, pembatasan mal dan seterusnya," kata Wali Kota Malang Sutiaji melalui akun resmi instagramnya, @sam.sutiaji.seperti dilihat detikcom, Sabtu (26/6/20201).

Baca juga: Bed Pasien COVID-19 Sempat Kritis, RSSA Malang Tambah Bed hingga 80 Persen

Sutiaji kemudian memberikan alasan mengapa jam malam serta pembatasan sektor ekonomi tidak dilakukan.

"Kenapa ini kita lakukan, ketika nanti ada pembatasan dan pemberlakuan jam malam, pembatasan orang, ini tidak lebih dengan diberlakukannya PSBB," ujar politisi Partai Demokrat ini.

Menurut Sutiaji, saat hal itu dijalankan, maka akan membawa implikasi bisa jadi pusat perbelanjaan akan melakukan pengurangan karyawan atau pengaturan masuknya karyawan.

"Yang dimungkinkan nanti akan terjadi pengangguran semakin tinggi," tuturnya.

Lihat Video: Rekor Lagi! Kasus Corona di Indonesia Bertambah 21 Ribu

[Gambas:Video 20detik]