Warning, Kapasitas BOR ICU RS Rujukan Kota Malang Tersisa 13 Persen

Muhammad Aminudin - detikNews
Jumat, 25 Jun 2021 14:58 WIB
Pasien di RSSA Kota Malang proses tunggu di lobi
Pasien di RSSA Kota Malang tunggu antrean di lobi (Foto: Muhammad Aminudin/detikcom)
Malang -

Bed Occopansi Ratio (BOR) di rumah sakit rujukan Kota Malang mencapai titik peringatan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang mencatat BOR ICU mencapai 87 persen. BOR ICU tersisa 13 persen.

"Untuk BOR rumah sakit di Kota Malang, sudah disampaikan provinsi sudah merah. Untuk BOR ICU sudah mencapai 87 persen dan untuk BOR isolasi sudah 78 persen," terang Kadinkes Kota Malang dr Husnul Muarif kepada wartawan di sela vaksinasi di stadion Gajayana, Kota Malang, Jumat (25/6/2021).

Husnul mengaku, telah meminta direktur rumah sakit rujukan agar melakukan penambahan bed. Langkah ini sebagai kesiapan adanya penanganan pasien baru.

Baca juga: 1.171 Anak di Blitar Raya Positif COVID-19 Selama Pandemi, 3 Meninggal

"Jadi harus ada penambahan bed, dan sudah kita sampaikan kepada semua direktur rumah sakit rujukan COVID-19 di Kota Malang," akunya.

Sementara Dinkes Kota Malang baru mendapat laporan penambahan bed di RS Lavalette sebanyak 15 bed.

"RS Hermina dan Lavalette, sudah melaporkan penambahan, tetapi baru kami terima Lavalette yakni 15 bed," beber Husnul.

Baca juga: 165 Nakes di Jatim Positif COVID-19 dalam Sebulan, 6 Meninggal

Ada beberapa rumah sakit rujukan COVID-19 di Kota Malang selain RS dr Syaiful Anwar (RSSA) Malang, yaitu RS Lavalette, RS Hermina, RSUD Kota Malang, RS Soepraoen.

Secara terpisah Kepala Bagian Humas RSSA Dony Iryan Vebri Prasetyo menambahkan BOR COVID-19 di RSSA telah mencapai 80 persen dari 108 tempat tidur yang tersedia per Rabu (23/6/2021).

"Sekitaran 80 persen di tanggal 23 Juni 2021, dari 108 tempat tidur yang dimiliki," imbuhnya.

Simak video '3 Langkah Menkes Tangani Lonjakan COVID-19: Konversi RS-IGD':

[Gambas:Video 20detik]



(fat/fat)