Dengan Minapadi, Kediri Siap Maksimalkan Potensi Hasil Pertanian

Andhika Dwi Saputra - detikNews
Kamis, 24 Jun 2021 20:20 WIB
bupati kediri
Bupati Dhito temui perwakilan dari KKP (Foto: Andhika Dwi Saputra)
Kediri -

Bupati Kediri Hanindhito Himawan menerima perwakilan dari Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar Sukabumi, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Pejabat dari KKP ini sengaja diundang untuk membantu mengembangkan dan memaksimalkan hasil tanah sawah,

Potensi besar pengembangan pertanian lewat sistem minapadi menjadi salah satu pilihan untuk memaksimalkan hasil tanah sawah. Minapadi adalah satu kawasan menjadi sarana untuk budidaya dua komoditas pertanian sekaligus. Keuntungan yang didapat pun meningkat.

Tahun ini sendiri, Kabupaten Kediri terpilih menjadi salah satu penerima paket bantuan minapadi dari KKP. Dari 60 paket yang disiapkan KKP, melalui Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, 20 di antaranya akan dilakukan di Kabupaten Kediri. 20 paket itu diperuntukkan untuk lahan seluas 20 hektar.

"Kita arahkan ke minapadi , salah satu program yang berhasil di Kementrian Kelautan dan Perikanan, terutama Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya. Semoga bisa mengangkat produktivitas pertanian dan perikanan di kediri, yang potensinya memang sangat besar, " ucap Carlos Lisbon Sirait, Koordinator Fungsional Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar Sukabumi Kementerian Perikanan dan Kelautan, Kamis (24/6/2021).

Carlos mengatakan ada tiga kabupaten yang terpilih tahun ini yakni Bantul 25 hektare (percontohan), Banjarnegara 15 hektare, Kediri 20 hektare. Khusus untuk Kabupaten Kediri ada di dua tempat.

"Yang kita pilih kita anggap potensial. Lokasi di desa Putih sama di Sambirejo karena kita lihat posisinya bagus karena berupa kawasan," imbuh Carlos.

Pemilihan Kabupaten Kediri tentu tidak hanya dengan satu alasan. Selain telah memenuhi persyaratan teknis, menurut Carlos, masyarakat Kabupaten Kediri sangat antusias dengan sistem minapadi.

"Antusias masyarakatnya luar biasa, saat acara penebaran semua datang dan bercerita dengan minapadi tingkat kesuburannya juga bagus juga bisa jadi padi organik. Serta banyak cost (biaya) yang dikurangkan. Kita sudah bertemu dengan Dinas Pertanian, dan sepakat program ini bagus." ujarnya.

Carlos juga mencontohkan sukses Bantul dalam pengembangan Minapadi. Dari yang awalnya 15 hektare, kini menjadi 25 hektare.

"Di Bantul kita beri 15 hektare , panen luar biasa padi juga lebih potensi, ikannya juga begitu. Jadi ada nilai tambah. Akhirnya kita tambahkan lagi jadi 25 hektare. kita hanya memberi kepada masyarakat yang mau, yang commit, " ujar Carlos.

Mas Dhito menyambut baik atas program pengembangan minapadi yang diberikan oleh KKP, melalui Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya.

"Nantinya kita akan terus kembangkan sektor pertanian dan termasuk perikanan," ucap Mas Dhito.

Sebab, pada dasarnya pertanian jadi salah satu poin penting pada visi misi Mas Dhito. Ditambah dengan salah satu terobosan minapadi yang ada di Kabupaten Kediri.

"Harapan saya ke depannya KKP selalu bisa bersinergi dengan Kabupaten Kediri, seperti halnya program-program lainnya yang bisa diimplementasikan disini," tandas Mas Dhito.

(iwd/iwd)