Pasien COVID-19 Aktif di Jatim Capai 5.880, Terbanyak dari Bangkalan-Banyuwangi

Hilda Meilisa - detikNews
Kamis, 24 Jun 2021 12:08 WIB
Pasien COVID-19 Aktif di Jatim Capai 5.880, Terbanyak dari Bangkalan-Banyuwangi
Foto: Hilda Meilisa Rinanda
Surabaya -

Kasus positif COVID-19 di Jawa Timur tengah melonjak. Tercatat, ada 5.880 kasus aktif positif COVID-19 di Jatim. Terbanyak dari Bangkalan hingga Banyuwangi.

Dari data Satgas COVID-19 yang diterima detikcom, Bangkalan menjadi kabupaten dengan kasus aktif tertinggi yakni 1.005 kasus. Lalu, disusul dengan Banyuwangi dengan 378 kasus aktif.

Sedangkan di peringkat ketiga, ada Kota Surabaya dengan 350 kasus aktif. Peringkat keempat ada Kabupaten Mojokerto dengan 221 kasus dan diikuti Kabupaten Bondowoso dengan 183 kasus aktif.

Sementara itu, wilayah dengan kasus aktif terendah di Jatim yakni Kabupaten Sumenep dengan 18 kasus dan Kota Blitar 20 kasus.

Baca juga: 36 Anak di Kota Surabaya Positif COVID-19, Dari Mana Penularannya?

Sebelumnya, Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengingatkan masyarakat senantiasa disiplin protokol kesehatan. Seperti memakai masker, menjaga jarak saat di tempat umum atau keramaian hingga mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer.

"Saya mohon dengan sangat kepada seluruh masyarakat Jatim agar tetap disiplin protokol kesehatan. Bukan demi orang lain, tapi demi kebaikan diri sendiri dan keluarga tercinta. Semoga kita semua dalam lindungan Allah SWT. Aamiin," kata Khofifah.

Berikut jumlah kasus aktif di Jatim pada Kamis (24/6/2021).

1. Bangkalan : 1.005 kasus
2. Banyuwangi : 348 kasus
3. Surabaya : 305 kasus
4. Kabupaten Mojokerto : 221 kasus
5. Bondowoso : 183 kasus
6. Kota Mojokerto : 180 kasus
7. Kabupaten Madiun : 174 kasus
8. Kota Madiun : 166 kasus
9. Magetan : 161 kasus
10. Situbondo : 151 kasus
11. Ponorogo : 148 kasus
12. Jombang : 144 kasus
13. Gresik : 138 kasus
14. Trenggalek : 129 kasus
15. Kabupaten Blitar : 124 kasus
16. Jember : 123 kasus
17. Kabupaten Pasuruan : 120 kasus
18. Kabupaten Kediri : 117 kasus
19. Sampang : 111 kasus
20. Kota Malang : 107 kasus
21. Pacitan : 105 kasus
22. Tuban : 98 kasus
23. Lamongan : 98 kasus
24. Ngawi : 97 kasus
25. Nganjuk : 91 kasus
26. Lumajang : 89 kasus
27. Tulungagung : 87 kasus
28. Sidoarjo : 85 kasus
29. Kota Pasuruan : 85 kasus
30. Kabupaten Probolinggo : 83 kasus
31. Bojonegoro : 69 kasus
32. Kota Kediri : 53 kasus
33. Kota Probolinggo : 52 kasus
34. Pamekasan : 52 kasus
35. Kabupaten Malang : 49 kasus
36. Kota Batu : 29 kasus
37. Kota Blitar : 20 kasus
38. Sumenep : 18 kasus

(hil/fat)