Istri Pasien Varian Delta di Bojonegoro yang Meninggal Komorbid Diabetes-Obesitas

Ainur Rofiq - detikNews
Rabu, 23 Jun 2021 14:53 WIB
Makam Eyang Pangeran Aryo Dalem Kelurahan Kadipaten Kecamatan Bojonegoro Kota
Pemakaman Pesarean Eyang Pangeran Aryo Dalem Bojonegoro (Foto: Ainur Rofiq/detikcom)
Bojonegoro -

Satgas COVID-19 Bojonegoro menyebut istri pasien positif COVID-19 Varian Delta meninggal karena komorbid. Sang istri memiliki komorbid diabetes dan obesitas dan dirawat selama 2 minggu di RSUD Sosodoro Djatikusumo, Bojonegoro,

Almarhumah meninggal pagi tadi pukul 09.15 WIB. Selama dirawat di RSUD Bojonegoro, kondisi pasien naik turun. Bahkan sempat mendapat support donor darah konvalesen.

"Pasien meninggal karena ada komorbid diabetes mellitus (DM) dan obesitas. Dan mendapat donor darah O plasma konvalesen, tapi rupanya tidak mampu menolong," kata Humas Satgas COVID-19 Bojonegoro, Masirin, Rabu (23/6/2021).

Kini, jenazah wanita dua anak itu dimakamkan di pemakaman keluarga, Pesarean Eyang Pangeran Aryo Dalem Kelurahan Kadipaten Kecamatan Bojonegoro Kota.

"Suaminya sudah mengetahui istrinya meninggal. Tapi karena beda ruangan, jadi tidak bisa mendekat. Almarhumah juga dimakamkan di pemakaman setempat," tambahnya.

Baca juga: Istri Pasien Varian Delta yang Dirawat di RSUD Bojonegoro Meninggal

pemakaman istri pasien varian delta di bojonegoroPemakaman istri pasien varian delta di Bojonegoro/ Foto: Ainur Rofiq

Sementara Lurah Kadipaten, Toni turut berduka warganya yang meninggal. "Almarhum ini selama ini aktif ikut kegiatan di kampung. baik orangnya," jelas Lurah Toni.

Sebelumnya, almarhumah positif COVID-19 sehari setelah suami menjalani perawatan dan isolasi di RS Lapangan Indrapura (RSLI). Bila suaminya dinyatakan positif antigen dan PCR Minggu (6/6/2021) saat penyekatan di Suramadu, si istri dinyatakan, Senin (7/6/2021).

Bahkan belasan emak-emak di Kelurahan Kadipaten, menjalani swab antigen. Mereka melakukan antigen lantaran sebelumnya kontak erat dengan istri pasien COVID-19 varian India ini. Mereka rekreasi pada 30 Mei 2021 ke pantai di Tuban.

Sang suami terjaring swab antigen penyekatan Suramadu bersama 13 rekannya, usai ziarah ke Bangkalan, Madura. Namun dari 14 warga Bojonegoro, ini salah satunya positif COVID-19.

Akhirnya pria berusia 54 tahun tersebut dirawat di RS Lapangan Indrapura (RSLI) selama satu minggu. Namun pria tersebut dijemput keluarganya karena si istri juga positif COVID-19 dan ingin berdekatan. Pihak RSLI mengabulkan dengan syarat tetap berkomunikasi dengan RS di Bojonegoro.

Simak juga video 'WHO Tegaskan Vaksin Ampuh Lawan Varian Delta Meski Efikasinya Turun':

[Gambas:Video 20detik]



(fat/fat)