Longsor di Tulungagung Ganggu Irigasi 171 Hektare Lahan Pertanian

Adhar Muttaqien - detikNews
Minggu, 20 Jun 2021 09:13 WIB
longsor di tulungagung
Longsor di Tulungagung (Foto: Adhar Muttaqien)
Tulungagung -

Longsor di Kecamatan Sendang Tulungagung berdampak terhadap 171 hektare lahan pertanian. Saluran irigasi utama rusak tertimbun tanah dan bebatuan.

Kepala Dinas Permukiman Tulungagung Anang Pratistianto mengatakan dua jaringan irigasi yang tertimbun longsor Tulungagung adalah saluran Sumberpandan dan saluran Bendogilir di Dusun Krajan, Desa Nglurup, Kecamatan Sendang.

"Untuk saluran Bendogilir itu mengairi 169 hektare, sedangkan Sumberpandan itu sekitar 2 hektare, sehingga total sawah yang terdampak ada 171 hektare," kata Anang kepada detikcom, Minggu (20/6/2021).

Menurut Anang, dari dua titik tanah longsor di Tulungagung itu, saluran Bendogilir merupakan titik terparah, sebab timbunan longsor mencapai puluhan meter. Untuk melakukan normalisasi saluran air tersebut, Dinas Perkim Tulungagung melakukan upaya pengerukan dengan mendatangkan alat berat.

"Apalagi itu mengaliri 169 hektare sawah, sehingga perlu penanganan segera," jelasnya.

Sementara itu longsor sporadis di wilayah Kecamatan Pagerwojo justru tidak berdampak pada saluran irigasi. Hingga saat ini saluran utama di wilayah tersebut masih normal dan mampu mengairi ratusan hektare sawah.

"Kalau di Pagerwojo ada saluran Kedungbatal, tapi tidak ada yang putus, masih lancar. Di sana ada 300 hektare sawah yang dialiri," jelasnya.

Sebelumnya, empat hari lalu terjadi tanah longsor di Kecamatan Sendang dan Kecamatan Pagerwojo. Dampaknya puluhan rumah rusak dan sejumlah ruas jalan tertimbun material longsor. Longsor di Tulungagung juga merusak saluran irigasi pertanian.

(iwd/iwd)