Muncul Klaster Ziarah, Kota Pasuruan Kembali Zona Merah COVID-19

Muhajir Arifin - detikNews
Minggu, 20 Jun 2021 00:13 WIB
Kota Pasuruan kembali jadi zona merah COVID-19. Ini setelah ditemukan klaster ziarah makam di Kelurahan Trajeng, Kecamatan Panggungrejo.
Rapat dadakan penanggulangan COVID-19 di Pendopo Kota Pasuruan/Foto: Istimewa
Pasuruan -

Kota Pasuruan kembali jadi zona merah COVID-19. Ini setelah ditemukan klaster ziarah makam di Kelurahan Trajeng, Kecamatan Panggungrejo.

"Dengan berat hati saya mengumumkan Kota Pasuruan kembali masuk zona merah," kata Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat memimpin rapat dadakan penanggulangan COVID-19 di Pendopo Kota Pasuruan, Sabtu (19/6/2021).

Gus Ipul mengatakan hal itu sangat disayangkan karena selama ini Pemerintah Kota sudah berhasil menekan laju penyebaran COVID-19. Kota Pasuruan sempat turun ke zona kuning, sebelum naik lagi ke zona oranye pada 14 Juni.

"Ini memprihatinkan dan perlu kewaspadaan bersama. Zona merah ini bermula adanya rombongan ziarah makam wali lima oleh warga," terang Gus Ipul.

Gus Ipul membenarkan, sepulang klaster ziarah ternyata ada dua warga yang positif COVID-19 dan meninggal dunia. Mereka adalah perempuan berinisial MUS (41) dan seorang lansia.

Dinas Kesehatan Kota Pasuruan langsung melakukan tracing dan swab antigen massal kepada seluruh anggota rombongan peserta ziarah. Hasilnya, dari 142 warga yang ikut ziarah, 21 di antaranya positif swab antigen.

Mereka yang positif tersebar RT 01, 02, 03/RW 01 dan RT 01/RW 03. Mereka yang positif tanpa gejala dikarantina di Kantor Kecamatan Panggungrejo, sedangkan yang sakit dibawa ke rumah sakit.

Pemkot Pasuruan juga menerjunkan personel untuk melakukan penyemprotan disinfektan. Selain itu, pembatasan pergerakan warga di dua RW juga dilakukan. Hanya mereka yang bekerja saja yang bisa keluar masuk lingkungan.

Kapolres Pasuruan AKBP Arman mengatakan, pembatasan wilayah akan ditandai dengan penutupan tiga jalan utama di dua RW itu. Personel gabungan dari Polres, Kodim, Satpol PP serta personel lainnya akan berjaga.

"Akan kita pasang plang di tiga jalan atau gang utama masuk RW," ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pasuruan dr Shierly Marlena mengatakan, 21 anggota rombongan ziarah yang positif swab antigen akan menjalani swab PCR. "Iya besok akan diswab PCR," ungkap Shierly.

(sun/bdh)