Batas Maksimal Pengunjung Dikurangi, Ini Kata Pengelola Wisata Pasuruan

Muhajir Arifin - detikNews
Sabtu, 19 Jun 2021 16:32 WIB
Satgas COVID-19 Kabupaten Pasuruan mengepras batas maksimal pengunjung wisata. Dari 50 menjadi 25 persen total kapasitas, seiring naiknya kasus COVID-19.
Wisata di Pasuruan/Foto: Muhajir Arifin/detikcom
Pasuruan -

Satgas COVID-19 Kabupaten Pasuruan mengepras batas maksimal pengunjung wisata. Dari 50 menjadi 25 persen total kapasitas, seiring naiknya kasus COVID-19.

Beberapa pengelola wisata menyatakan siap mengikuti kebijakan baru itu. Manajemen Kebun Raya Purwodadi menyatakan, selama masa pandemi sudah menerapkan kapasitas 25 persen. Daya tampung Kebun Raya Purwodadi maksimal 10.000 orang pengunjung, selama pandemi dibatasi hanya 2.500 orang.

"Selama pandemi kami sudah menetapkan batas maksimal pengunjung 25 persen. Itu pun kami selalu mengimbau pengunjung untuk tertib akan protokol kesehatan, termasuk menggunakan masker, menempatkan hand sanitizer di beberapa lokasi, menjaga jarak aman atau physical distancing hingga melakukan pengecekan suhu di akses pintu masuk," kata GM Kebun Raya Purwodadi, Galendra Jaya, Sabtu (19/6/2021).

Manajemen Cimory Dairyland Prigen juga menyatakan akan mengikuti pembatasan yang ditentukan Pemda. Kapasitas normal lokasi wisata ini 10.000 orang.

"Sambil menunggu surat resmi dan petunjuk teknis, kami melakukan antisipasi dengan lebih memperketat prokes, mengimbau para pengunjung agar tidak berkerumun, memfungsikan area resto yang kami tutup selama pandemi sebagai tempat pengalihan pengunjung yang berada di area lobi. Terakhir kami mengurangi kapasitas pengunjung taman wisata," kata HRD Cimory Sofyan Arifiyan.

Hal senada disampaikan manajemen Pintu Langit Prigen. Selama ini sudah dilakukan pembatasan 50 persen dari kapasitas. Jika ada ketentuan baru kapasitas 50 persen, akan dipatuhi.

"Prinsipnya kita akan ikuti apa kebijakan pemerintah. Sekalian kita tunggu surat resmi dari Satgas Kabupaten Pasuruan," kata Manager Pintu Langit.

Satgas COVID-19 Kabupaten Pasuruan mengepras batas maksimal pengunjung wisata dari 50 menjadi 25 persen. Kebijakan itu diambil seiring kenaikan kasus harian.

"Kalau sudah lebih dari 25 persen kapasitas, maka tempat wisatanya akan ditutup. Bukan ditutup tidak menerima wisatawan, tapi hanya boleh memasukkan wisatawan yang jumlahnya tidak lebih dari 25 persen," kata Sekretaris Satgas COVID-19 Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya, Jumat (18/6).

Pembatasan jumlah pengunjung wisata yang datang ke tempat wisata diberlakukan mulai Sabtu (19/6/2021). Untuk mengawal kebijakan baru ini, Satgas akan menerjunkan Tim Gabungan TNI, Polri, Satpol PP, Dishub Disparbud hingga satgas mandiri lokasi wisata.

Simak juga video 'Pangdam IV Diponegoro Minta Tempat Wisata di Jateng Ditutup Sementara!':

[Gambas:Video 20detik]



(sun/bdh)