Belasan Emak-emak Kontak Erat dengan Istri Pasien Varian India Diswab, 1 Positif

Ainur Rofiq - detikNews
Rabu, 16 Jun 2021 21:41 WIB
Apa yang Kita Ketahui Tentang Varian Virus Corona dari India Sejauh Ini?
Foto: DW (News)
Bojonegoro -

Belasan emak-emak di Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Bojonegoro, menjalani swab antigen. Mereka melakukan antigen lantaran sebelumnya kontak erat dengan istri pasien COVID-19 varian India. Mereka rekreasi pada 30 Mei 2021.

"Iya, swab massal para ibu-ibu dari kelurahan. 19 Orang diswab, yang 16 adalah kader kesehatan," kata Humas Satgas COVID-19 Bojonegoro, Masirin saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (16/6/2021).

Masirin menjelaskan belasan emak-emak yang didominasi kader kesehatan swab antigen karena ada riwayat pernah satu perjalanan ke Tuban.

"Betul, ada riwayat perjalanan ke Tuban dengan istri pasien yang terkena COVID-19 (varian India)," jelasnya.

Namun belum semuanya diswab, satu orang positif COVID-19. "Tapi belum semuanya diswab, 1 orang sudah dinyatakan positif COVID-19," tegasnya.

Sementara Lurah Kadipaten, Toni membenarkan swab emak-emak di wilayahnya setelah rekreasi ke Tuban. Mereka yang berjumlah 19 orang, hanya 12 yang datang untuk swab.

"Iya benar tadi itu informasinya kalau nggak salah jumlahnya 12 orang yang semuanya ibu ibu. Pernah rekreasi ke Tuban. Mereka menaiki kendaraan mobil Elf," tambah Toni kepada detikcom.

Swab itu dilakukan selain atas anjuran bidan setempat, jelas dia, juga atas permintaan kelurahan. Sebab untuk mentracing orang-orang yang kontak erat dengan pasien varian India.

"Kebetulan di wilayah kami ada yang terpapar kemarin dan ikut rekreasi pada saat itu. Sehingga bu bidan mengambil inisiatif untuk diajak swab di Puskesmas Banjarjo tadi," tegasnya.

Toni mengaku dari salah satu emak-emak yang positif COVID-19 kondisinya sehat sehingga diwajibkan isolasi mandiri.

"Satu yang informasinya positif, isolasi mandiri di rumah karena sehat kondisinya. Rumahnya satu RT dengan yang kena kemarin (Istri pasien terpapar varian India)," jelasnya.

Sebelumnya, Satgas COVID-19 Bojonegoro terus melakukan tracing pasca penemuan warganya terpapar varian India. Dari penemuan varian itu, istri, anak dan kerabat pasien berusia 54 tahun itu terpaksa diisolasi di RSUD Bojonegoro.

(fat/fat)