Penyebab Bangkalan Jadi Zona Merah COVID-19 Jatim

Faiq Azmi - detikNews
Rabu, 16 Jun 2021 14:34 WIB
Bangkalan Jadi Zona Merah COVID-19
Foto: Tangkapan Layar
Surabaya -

Kasus COVID-19 di Bangkalan dalam 10 hari terakhir terus melonjak. Dampaknya, Bangkalan kini menjadi zona merah COVID-19 di Jatim.

"Dari update zonasi terbaru, ada kabupaten di Jatim masuk zona merah, Bangkalan," ujar Dr Makhyan Jibril, Jubir Satgas COVID-19 Jatim saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (16/6/2021).

Jibril membeberkan sejumlah faktor, yang menyebabkan Bangkalan menjadi zona merah. Menurutnya, dalam 10 hari terakhir, penambahan kasus positif di Bangkalan sangat tinggi, yakni sebanyak 630 kasus baru.

Angka kematian di Bangkalan juga menjadi salah satu faktor lain, tercatat ada 54 pasien positif COVID-19 yang meninggal dalam kurun waktu 10 hari terakhir. Sedangkan, angka kesembuhan di Bangkalan dalam 10 hari terakhir sangat minim, yakni sebanyak 33 orang.

"Indikator-indikator tersebut, yang menjadi acuan. Selain itu, jumlah faskes, kondisi BOR di RS suatu kabupaten/kota juga menjadi indikator pusat menentukan zona daerah," terangnya.

Kasus aktif COVID-19 di Jatim hingga kini tersisa sebanyak 3.221 kasus. Bangkalan menjadi daerah dengan kasus aktif tertinggi yakni 599.

Berikut tambahan kasus positif COVID-19 di Bangkalan dalam 10 hari terakhir:

Minggu 6 Juni: 25 kasus baru, 2 meninggal
Senin 7 Juni: 40 kasus baru, 4 meninggal
Selasa 8 Juni: 80 kasus baru, 1 sembuh, 4 meninggal
Rabu 9 Juni: 80 kasus baru, 4 meninggal
Kamis 10 Juni: 75 kasus baru, 5 sembuh, 8 meninggal
Jumat 11 Juni: 82 kasus baru, 11 sembuh, 7 meninggal
Sabtu 12 Juni: 65 kasus baru, 6 meninggal
Minggu 13 Juni: 43 kasus baru, 3 sembuh, 8 meninggal
Senin 14 Juni: 65 kasus baru, 8 sembuh, 1 meninggal
Selasa 15 Juni: 75 kasus baru, 5 sembuh, 10 meninggal

(fat/fat)