Sempat Bantah, Satgas COVID-19 Bojonegoro Benarkan Warganya Kena Varian India

Ainur Rofiq - detikNews
Selasa, 15 Jun 2021 18:26 WIB
Satgas COVID-19 Bojonegoro melakuka penyemprotan disinfektan ke rumah salah satu pasien
Satgas tracing dan penyemprotan keluarga pasien yang terpapar varian India (Foto: Ainur Rofiq/detikcom)
Bojonegoro -

Satgas COVID-19 Bojonegoro akhirnya mengakui jika salah satu warganya terpapar varian B1617.2 India atau varian delta. Itu setelah Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyebut satu dari tiga warga di Jatim terpapar varian delta adalah warga Bojonegoro.

Pasien laki-laki berusia 54 tahun yang terpapar Corona varian India itu kini dirawat dan diisolasi di RSUD Sosodoro Djatikusumo Bojonegoro.

"Jadi kita tim Satgas Bojonegoro telah menerima laporan dari tim Satgas Provinsi Jatim terkait adanya varian baru B1617.2 yang saat ini pasiennya masih menjalani perawatan di RSUD Bojonegoro," kata Humas Satgas COVID-19 Bojonegoro, Masirin kepada detikcom saat dikonfirmasi, Selasa (15/6/2021).

Selain memantau perkembangan pasien, jelas dia, juga dilakukan tracing dan testing ke keluarga pasien dan kontak erat. Pihaknya juga melakukan penyemprotan disinfektan di rumah pasien.

"Hari ini juga dilakukan tracing dan testing kepada keluarga dan 13 teman pasien yang pernah satu rombongan saat ke Bangkalan, tapi hasilnya masih kita tunggu karena yang melakukan pihak Satgas Jatim," tambahnya.

Hal senada diungkapkan salah satu tim Satgas COVID-19 Jatim membenarkan pihaknya melakukan tracing dan kondisinya membaik.

"Iya kondisinya saat ini membaik. Kami menyelidiki ke Bojonegoro berbagai kemungkinan si pasien ini tertular dari mana dan tentu saja kita lakukan tracing kontak eratnya. Entah itu varian baru atau lama tetap kita tracing," jelas Satgas Jatim, Gito Hartono.

Bahkan 13 rekan si pasien yang sebelumnya ikut rombongan ke Bangkalan, Madura, untuk ziarah ditracing dan testing hingga pengambilan sampel darah oleh tim Dinkes Jatim.

Sebelumnya si pasien asal Bojonegoro ini terjaring penyekatan di Surabaya, Minggu (6/6/2021). Dari hasil antigen, diteruskan ke swab PCR dan hasilnya positif COVID-19. Si pasien tersebut akhirnya dirawat selama sepekan di RS Lapangan Indrapura (RSLI). Dan pada Minggu (13/6) si pasien dijemput keluarganya karena alasan satu hal yang mendesak. Dengan syarat tetap berkomunikasi dengan RS di Bojonegoro.

Tonton juga Video: Mengenal Varian Corona 'Delta' India yang Mendominasi di Jakarta-Kudus

[Gambas:Video 20detik]



(fat/fat)