3 Kasus Corona Varian India Masuk Jatim, Surabaya Gencarkan Swab Hunter

Esti Widiyana - detikNews
Senin, 14 Jun 2021 20:29 WIB
Coronavirus Outbreak and Public Health Risk Disease, Lockdown and Quarantine, State Of Emergency Concepts
Foto: Getty Images/iStockphoto/goc
Surabaya -

Gubernur Khofifah menyampaikan temuan 3 kasus COVID-19 varian baru dari India ada di Jatim. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pun mengambil beberapa langkah guna mengantisipasi agar varian India tidak masuk Surabaya. Seperti menggencarkan tes swab hunter.

"Dari yang disampaikan Bu Gubernur, langkah khususnya swab dan tracing. Jadi testing, tracing, treatment. Kalau ada yang positif COVID-19 langsung tracing," kata Eri kepada wartawan di Balai Kota Surabaya, Senin (14/6/2021).

Dia menambahkan tracing di Surabaya semakin diperkuat. Baik dari tenaga kesehatan (nakes) dan babinsa, kini lebih memasifkan swab tes massal ke warga Surabaya.

"Swab hunter itu digerakkan, karena ada varian dari India. Kalau lengah, selesai. Nanti menyusahkan warga Surabaya, nanti lemah," ujarnya.

Eri pun mengajak warga Surabaya terus kuat dan tidak lemah. "Harus saling menjaga dan jaga prokes. Nanti usaha kita jaga agar tidak jadi sia-sia," imbuhnya.

Seperti yang dilakukan hari ini, Pemkot Surabaya melakukan swab PCR massal di Pasar Atom. Sebanyak 120 orang diswab dari target sasaran 500 orang. Hasilnya akan diketahui 1-2 hari ke depan.

Simak video 'Vaksin Novavax Diklaim 90% Ampuh Lawan Corona':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2