Cerita Unair Temukan 3 Sampel COVID-19 Varian India

Esti Widiyana - detikNews
Senin, 14 Jun 2021 19:19 WIB
Rektor Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Prof Moh Nasih
Rektor Unair Prof Nasih (Foto: Esti Widiyana/detikcom)
Surabaya -

Universitas Airlangga (Unair) Surabaya mengindikasi varian baru mirip klaster COVID-19 di Kudus masuk ke Bangkalan. Sebanyak 3 sampel yang mengindikasikan adanya varian baru dari India.

Hal tersebut merupakan hasil identifikasi dari 40 sampel kasus COVID-19 Bangkalan. Meski sebagian tidak semuanya sempurna, namun ada 3 sampel yang mirip dengan varian Kudus yang induknya dari India.

"Berkaitan dengan varian sampel yang agak kurang sempurna nampaknya, karena kemarin dibawa kemana-mana. Sehingga, dari 24 sampel yang kita running dalam proses itu, yang sempurna benar hasilnya baru 3, yang lain proses. Baru 3 sampel yang berhasil diidentifikasi dan sempurna," kata Rektor Unair Surabaya, Prof Moh Nasih kepada wartawan di Gedung Rektorat, Senin (14/6/2021).

Hasil penelitian dari Unair itu, kata Nasih, sudah disampaikan ke Menkes, Gubernur Jatim dan Dinas Kesehatan Jatim.

"Hasilnya tampaknya, karena baru 3 kita belum bisa menyimpulkan apa-apa. Tampaknya tidak jauh-jauh dari Kudus," ujarnya.

Ditanya apakah virus tersebut varian India, Nasih tidak menyampaikan secara gamblang. Namun, dari dari ciri-cirinya sama seperti varian baru yang ada di Kudus.