13 Korban Pasung di Trenggalek Dibebaskan Lalu Dikirim ke RSJ Menur

Adhar Muttaqien - detikNews
Senin, 14 Jun 2021 18:57 WIB
pasung di trenggalek
Petugas memotong rantai yang memasung salah satu ODGJ di Trenggalek (Foto: Adhar Muttaqien)
Trenggalek -

Dinsos Jatim dan Trenggalek membebaskan 13 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang dipasung selama bertahun-tahun. Para korban pasung dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur Surabaya guna mendapatkan penanganan medis dan kejiwaan.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Trenggalek Ratna Sulistyowati mengatakan program pembebasan pasung dilakukan serentak di 13 lokasi di Trenggalek bekerja sama dengan Dinsos Jatim dan RSJ Menur Surabaya.

"Saat ini di Trenggalek yang masih dipasung ada 16 orang, tapi yang pasung murni ada empat. Yang 12 itu re-pasung, jadi pernah kami bebaskan, kami obatkan, tapi setelah pulang kambuh lagi dan akhirnya dipasung lagi," kata Ratna kepada detikcom, Senin (14/6/2021).

Dari 16 korban pasung Trenggalek, hari ini dinas sosial membebaskan 13 orang, sedangkan tiga lainnya masih dalam proses komunikasi dengan pihak keluarga.

pasung di trenggalekFoto: Adhar Muttaqien

Menurut Ratna, pembebasan pasung kali ini berbeda dengan periode-periode sebelumnya, karena setelah dibebaskan dan dibawa ke rumah sakit jiwa. Para korban pasung akan dilakukan pembinaan terlebih dahulu di panti sosial milik Pemprov Jatim.

"Selama direhabilitasi, kalau mereka mampu dilatih, mereka akan diajak membuat ketrampilan dan sebagainya.Sehingga mereka ini nggak suwung," ujarnya.

Evakuasi pertama dilakukan di Desa Pucanganak, Kecamatan Tugu. Di lokasi tersebut tim gabungan melepaskan jerat rantai pasung yang telah membelenggu selama empat tahun terakhir.

Petugas memotong gembong rantai menggunakan tang pemotong baja. Tim medis juga menyuntikkan obat penenang kepada ODGJ tersebut.

Sebelumnya korban sempat dipasung bertahun-tahun dan dibebaskan untuk menjalani perawatan kejiwaan di rumah sakit jiwa. Namun setelah kembali ke rumah, korban kembali kambuh dan dipasung ulang.

Ratna, menambahkan dari 13 korban pasung yang dibebaskan hari ini, 12 di antaranya dibawa ke RSJ Menur Surabaya sedangkan satu orang di rawat di poli jiwa RSUD dr Soedomo Trenggalek.

Sementara itu Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin, mengatakan program pembebasan pasung di Trenggalek telah dilakukan selama bertahun-tahun. Hal itu dilakukan untuk mengembalikan hak-hak dasar para ODGJ layaknya manusia pada umumnya.

"Ini tadi kami komunikasi dengan keluarga berjalan dengan baik, semoga pelepasan, pengobatan, masa rehabilitasi bisa dijalani dengan baik," kata M Nur Arifin.

(iwd/iwd)