Di Mata Keluarga, Sosok KH Nawawi Abdul Jalil Dikenal Ulama untuk Semua Golongan

Muhajir Arifin - detikNews
Minggu, 13 Jun 2021 21:44 WIB
Ulama Kharismatik KH Nawawi Abdul Jalil Pasuruan Wafat
Foto: Istimewa (Dok Pribadi)
Pasuruan -

Pengasuh Ponpes Sidogiri Pasuruan KH Nawawi Abdul Jalil wafat. Kepergian kiai sepuh (Khos) ini kehilangan besar. Bukan hanya umat Islam di Jawa Timur tapi juga bagi umat Islam di tanah air.

Ketokohan Kiai Nawawi melampaui keberadaannya sebagai pengasuh pondok pesantren dan Mustasyar (Penasihat) PBNU. Almarhum tokoh yang dapat diterima berbagai golongan.

"Hal itu dapat ditunjukkan dengan beragamnya tokoh yang sowan ke ndalem beliau di Pondok Pesantren Sidogiri. Seringkali dengan para tamu, beliau bergurau, mengapa tokoh-tokoh nasional mendatanginya, padahal beliau merasa hanyalah seorang kiai pesantren yang jauh dari kota," kata salah satu anggota keluarga Ponpes Sidogiri, Anwar Sadad, Minggu (13/6/2021).

Anwar Sadad yang juga Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur ini menceritakan tokoh yang sowan kepada Kiai Nawawi bukan hanya tokoh agama, tapi juga tokoh politik dan pemerintahan. Kiai Nawawi, kata dia, selalu menutupi ketokohannya meski santrinya tersebar di tanah air.

"Kiai Nawawi adalah kiai besar, yang merasa kecil. Pernyataan itu saya dapatkan dari salah satu sepupu beliau, Mas Nawawy Sa'doellah," terang Anwar Sadad.

Pria yang juga Plt Ketua Partai Gerinda Jawa Timur ini mengatakan Kiai Nawawi sosok yang cinta ilmu. Ia selalu memotivasi para santri untuk mengajar, pada saat mereka sudah kembali ke rumahnya.

"Dalam beberapa kali kesempatan sowan kepada beliau, saya sering mendapat wejangan dan amalan. Seringkali pula mendapatkan kisah-kisah tentang kiai dan para wali yang sarat hikmah," terang Anwar Sadad.

KH Nawawi Abdul Jalil lahir dan dibesarkan di Pondok Pesantren Sidogiri. Ayahnya KH Abdul Jalil bin Fadhil merupakan syahid pada saat Agresi Militer Belanda pertama, tahun 1947. Sementara ibunya yakni Nyai Hanifah putri dari KH Nawawie bin Nurhasan.

"KH Nawawie bin Nurhasan merupakan kiai yang sezaman dengan Hadrotussyaikh KH Hasyim Asy'ari. Dalam beberapa catatan, keduanya intensif berembuk tentang pendirian organisasi Nahdlatul Ulama. Menurut beberapa sumber, lambang di logo NU itu ide KH Nawawie, menandakan fleksibilitas. Dalam buku-buku sejarah NU, nama KH Nawawie biasanya tertulis KH Mas Nawawie Pasuruan," pungkas Anwar Sadad.

(fat/fat)