Petani Lamongan Tewas Tersetrum Jebakan Tikus yang Dipasang Sendiri

Eko Sudjarwo - detikNews
Jumat, 11 Jun 2021 18:47 WIB
Lagi-lagi jebakan tikus listrik menelan korban jiwa. Kali ini, seorang petani Lamongan tewas tersetrum jebakan tikus yang dipasang di sawahnya sendiri.
Lokasi petani Lamongan tewas tersetrum jebakan tikus/Foto: Istimewa
Lamongan -

Lagi-lagi jebakan tikus listrik menelan korban jiwa. Kali ini, seorang petani Lamongan tewas tersetrum jebakan tikus yang dipasang di sawahnya sendiri.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, petani yang tewas tersetrum yakni Prayit (65), warga Desa Gumantuk, Kecamatan Maduran. Korban diketahui tewas terlentang di pematang sawah dengan tangan masih memegang kayu dan senter.

"Peristiwanya sendiri baru diketahui pada dini hari," kata Kasubag Humas Polres Lamongan Iptu Estu Kwindardi kepada wartawan di mapolres, Jumat (11/6/2021).

Dikatakan oleh Estu, sebelum ditemukan tewas di pematang sawah, pada Kamis (10/6) malam korban pamit untuk pergi ke sawah yang berada di sebelah timur desa. Seperti yang biasa ia lakukan sehari-harinya. Namun, hingga tengah malam korban tidak juga kembali ke rumah.

"Seluruh anggota keluarga termasuk anak korban yang bernama Sutiaji gelisah, dengan belum pulangnya korban ini. Sehingga bergegas mengajak H Ali Jafar, tetangganya untuk menuju sawah mencari korban," ujar Estu.

Tiba di sawah, lanjut Estu, kedua saksi semakin penasaran karena mereka hanya mendapati sandal dan sarung korban di gubuk. Keduanya pun berusaha melakukan pencarian.

Keduanya kaget saat korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Jaraknya sekitar 30 meter dari gubuk.

"Korban ditemukan dalam keadaan terlentang dengan posisi kepala di timur, tangan kiri memegang senter, tangan kanan memegang kayu dan sudah dalam keadaan meninggal dunia," terang Estu.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Kepala Desa Gumantuk, Asriyanto dan dilanjutkan ke Polsek Maduran. Estu menyebut, Kapolsek Maduran AKP Saifudin didampingi petugas medis Puskesmas Maduran, Sulistiowati, Kades Gumantuk, Asriyanto dan empat anggota polsek bergegas menuju TKP untuk mengevakuasi korban.

"Terdapat luka bakar dan terbuka pada punggung telapak tangan sebelah kanan karena menyentuh kawat beraliran listrik dari genset milik korban sendiri," tambahnya.

Estu juga mengungkapkan, di tubuh korban tidak ditemukan luka akibat aksi penganiayaan. Korban diduga meninggal dunia akibat tersetrum listrik genset yang dipasang korban di sawahnya sendiri sebagai jebakan tikus. Korban saat ini sudah dimakamkan di pemakaman desa setempat.

(sun/bdh)