Residivis di Blitar Jadikan Anak Kandung Budak Seks Selama 3 Tahun

Erliana Riady - detikNews
Jumat, 11 Jun 2021 15:37 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Blitar -

Residivis kasus sabu di Blitar menjadikan anak kandung budak seks. Aksi bejat itu berlangsung selama 3 tahun.

Tersangka yakni AH (59) warga Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar. Aksi bejatnya dilaporkan sang istri, DS. Sebelumnya, DS mendengar putrinya yang berusia 17 tahun menceritakan kisah pilunya usai pulang dari rumah sang ayah kandung.

Ipda Linar Tiwi, Kanit PPA Satreskrim Polres Blitar menuturkan, pada Selasa (8/6) DS melihat mata korban sembab, tampak habis menangis. Beberapa hari sebelumnya atau pada Jumat (4/6), korban dijemput ayahnya.

Sejak pasutri itu bercerai pada 2017, setiap akhir pekan korban kerap dijemput ayahnya untuk menginap. "Ketika ibunya menanyakan apa yang terjadi, dengan ketakutan si anak mengaku jika selalu disetubuhi ayahnya tiap tidur di sana," kata Linar saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (11/6/2021).

Sontak sang ibu kaget. Tidak bisa menerima perlakuan itu, DS langsung melaporkan pelaku ke Mapolres Blitar.

Menerima laporan ibu korban, petugas kepolisian langsung menjemput pelaku. Dari catatan pihak kepolisian, AH baru saja bebas pada 1 Juni 2021 setelah mendapatkan asimilasi COVID-19. Dia merupakan residivis kasus sabu.

"Dari pemeriksaan, tersangka mengaku sudah tiga tahun menyetubuhi anak kandungnya. Dia selalu mengancam anaknya disuruh tidur di luar jika menolak. Pelaku juga mengancam jangan sampai korban menceritakan kepada ibunya," ungkapnya.

Untuk melengkapi alat bukti tindak asusila ini, korban telah divisum. Polisi juga mengamankan beberapa baju yang dipakai korban saat terakhir disetubuhi ayah kandungnya.

"Kami akan jerat dengan UU Perlindungan Anak. Ancaman hukumannya, maksimal 15 tahun penjara," pungkasnya.

Tonton juga Video: Ibu Jadikan Anak Kandung Budak Seks, Dalihnya Bikin Tercengang

[Gambas:Video 20detik]



(sun/bdh)