Kata BKSDA Jatim soal Penampakan Buaya di Bengawan Solo

Eko Sudjarwo - detikNews
Kamis, 10 Jun 2021 21:50 WIB
Ada penampakan buaya di Sungai Bengawan Solo, Lamongan. Buaya itu tampak di bantaran sungai di Desa Parengan, Kecamatan Maduran.
Penampakan buaya di Sungai Bengawan Solo/Foto: Tangkapan Layar
Lamongan -

Ada penampakan buaya di bantaran Sungai Bengawan Solo di Desa Parengan, Kecamatan Maduran. Informasi tersebut sudah direspons Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jatim.

Kepala Resort Konservasi Wilayah (RKW) Gresik X, BKSDA Jatim Agus Ariyanto mengatakan, pihaknya akan menjadwalkan untuk melihat langsung lokasi penampakan buaya yang menghebohkan masyarakat tersebut. "Insyaallah kami akan jadwalkan untuk ke sana," katanya saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (10/6/2021).

Agus menyebut, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan penjaga satwa Maharani Zoo Lamongan. Untuk sementara diketahui, buaya yang muncul di Desa Parengan jenis buaya muara.

Hanya saja, Agus belum bisa memastikan jenis buaya tersebut sebelum melihat langsung. Soal mengapa buaya tersebut muncul ke permukaan juga belum bisa dipastikan.

"Tapi kita belum bisa memastikan kenapa itu naik, harusnya buaya muara kan di sekitar muara. Tapi memang ada yang habitatnya di sungai gitu. Nah apakah buaya ini habitat asli memang di situ, atau dari muara naik ke situ, kita belum bisa pastikan," terang Agus.

Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, Agus mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di sekitar lokasi penampakan buaya tersebut. "Yang pasti masyarakat harus hati-hati juga, mengurangi aktivitas di sekitar situ (lokasi munculnya buaya). Mungkin terutama anak-anak untuk tidak mandi di sungai, mancing juga dikurangi," imbuhnya.

Menurut Agus, keberadaan buaya tersebut bisa menjadi sebuah ancaman jika masyarakat tidak waspada ketika beraktivitas di sekitar Bengawan Solo. "Karena kalau mereka (buaya) merasa terganggu bisa lebih agresif, kemudian kalau sedang lapar juga, kemudian ada orang di sekitarnya kan pasti dikira mangsanya juga. Yang pasti masyarakat harus lebih berhati-hati," kata Agus.

Seperti diberitakan sebelumnya, masyarakat Desa Parengan, Kecamatan Maduran dihebohkan dengan penampakan buaya di bantaran Sungai Bengawan Solo. Tidak hanya satu ekor, warga menyebut terdapat dua ekor buaya yang menampakkan diri. Penampakan buaya tersebut sempat diabadikan warga dengan kamera ponsel dan fotonya tersebar di media sosial.

(sun/bdh)