Ada Penampakan Buaya di Bengawan Solo, Warga Lamongan Takut ke Sungai

Eko Sudjarwo - detikNews
Rabu, 09 Jun 2021 20:26 WIB
Ada penampakan buaya di Sungai Bengawan Solo, Lamongan. Buaya itu tampak di bantaran sungai di Desa Parengan, Kecamatan Maduran.
Penampakan buaya di Sungai Bengawan Solo/Foto: Tangkapan Layar
Lamongan -

Camat Maduran membenarkan soal penampakan buaya di bantaran Sungai Bengawan Solo, Lamongan. Pihak kecamatan mengaku telah menerima laporan itu.

"Informasi dari perangkat desa benar (penampakan buaya) Mas," kata Camat Maduran, Harwah Yutama saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (9/6/2021).

Dari laporan perangkat desa, kata Harwah, penampakan buaya seperti dalam video yang beredar terjadi pada pekan lalu. Video itu diambil oleh masyarakat yang kebetulan tahu tentang keberadaan buaya tersebut.

"(Sudah) seminggu atau 2 minggu yang lalu. Tapi baru viralnya beberapa jam yang lalu," ujar Harwah.

Harwah menyebut, selama ia bertugas di Kecamatan Maduran belum pernah ada laporan soal penampakan buaya. Artinya, penampakan buaya ini baru pertama kali terjadi di wilayahnya.

Dari laporan masyarakat, tambah Harwah, ada 2 buaya yang menampakkan diri di bantaran Sungai Bengawan Solo di Desa Parengan. Pihaknya masih terus berkoordinasi dengan Pemkab Lamongan terkait tindak lanjut penanganan, soal laporan penampakan buaya ini.

"Penampakan buaya ada 2 ekor, besar dan kecil dan ini (penanganannya) yang masih saya koordinasikan dengan Pemkab," terangnya.

Sementara salah seorang warga Desa Parengan, Bachtiar Latif mengatakan, warga sudah beberapa kali melihat buaya sedang berjemur di bantaran sungai. Namun tidak sempat diabadikan. Buaya tersebut muncul pertama kali sekitar 2 pekan yang lalu.

"Yang pertama muncul itu ukurannya sedang, tidak terlalu besar, seperti masih anakan. Terus muncul lagi yang besar, lebih besar dari jok sepeda motor," kata Latif.

Penampakan buaya itu pun sontak membuat warga Desa Parengan dan sekitarnya takut untuk beraktivitas di Bengawan Solo. "Jadi sekarang orang-orang yang dekat bengawan takut, biasanya mancing, nyuci, kan sekarang ini airnya jernih," ujarnya.

Latif berharap, buaya yang menampakkan diri di Bengawan Solo bisa segera dievakuasi agar warga Desa Parengan dan sekitarnya tidak merasa takut dan khawatir. "Kalau bisa ya ditangkap, biar masyarakat gak takut lagi ke Bengawan. Soalnya takut ada apa-apa Mas," pungkas Latif.

(sun/bdh)