Komnas PA Ungkap Psikologis 14 Korban Kekerasan Seksual Sekolah di Batu

Amir Baihaqi - detikNews
Kamis, 10 Jun 2021 18:43 WIB
Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait
Ketua Komnas PA di Polda Jatim (Foto: Amir Baihaqi/detikcom)
Surabaya -

Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait membeberkan kondisi terkini 14 korban kekerasan seksual pemilik sekolah SPI di Batu. Menurut Arist, saat ini para korban membutuhkan pendampingan psikolog karena merasa ketakutan usai laporan ke polisi.

"Sangat membutuhkan psikolog. Karena harus dipulihkan kembali. Karena dalam keadaan ketakutan. Karena mereka tahu," ungkap Arist saat di Mapolda Jatim, Kamis (10/6/2021).

Arist menambahkan, pelaku sekaligus pemilik sekolah JE merupakan orang yang sangat punya pengaruh. Baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah.

"Para korban ini tahu bahwa pelaku ini sangat kuat mempengaruhi lingkungan maupun di luar SPI itu. Jadi mereka ketakutan," terang Arist.

Sebagai solusinya, lanjut Arist, pihaknya telah mendatangi Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) di Jakarta. Ia berharap para korban nantinya untuk sementara bisa ditempatkan di sana.

"Kemarin itu saya tinggalkan dalam ketakutan dan minta pertolongan kepada LPSK. Jadi mudah-mudahan nanti LPSK sesuai dengan aturan nanti kita tempatkan di sana," jelas Arist.

"Nah untuk saksi korban yang 14 itu sedang kami upayakan segera bertemu dengan LPSK di Jakarta kemarin saya sudah bertemu dan saya sudah memberikan jaminan," tandas Arist.

Sebelumnya, JE pemilik sekolah SPI di Kota Batu dilaporkan ke Polda Jatim. JE dilaporkan karena kasus pelecehan anak didiknya. Komnas PA juga menyebut tersimpan kasus-kasus kejahatan seksual yang dilakukan pemilik SPI.

Bahkan ada kekerasan fisik, kekerasan verbal lainnya, hingga eksploitasi ekonomi dengan mempekerjakan anak. Perlakuan tak terpuji itu dilakukan sejak 2009, 2011, dan terbaru pada akhir 2020.

"Dia itu melakukan kejahatan seksual berulang-ulang kepada puluhan anak-anak pada masa sekolah di sana. Antara kelas 1, 2, 3 dan sampai anak itu lulus dari sekolah masih mengalami kejahatan itu," kata Arist saat melapor di Polda Jatim.

Tonton juga Video: Imbas Dugaan Pelecehan, Gofar Hilman 'Pisah' dengan Lawless Jakarta

[Gambas:Video 20detik]



(fat/fat)