COVID-19 Melonjak, Ulama-Tokoh Masyarakat Bangkalan Imbau Warga Patuh Prokes

Hilda Meilisa - detikNews
Rabu, 09 Jun 2021 14:15 WIB
Ketua MUI Bangkalan KH Syarifudin Damanhuri
Foto: Istimewa (Dok Polda Jatim)
Surabaya -

Beberapa hari ini terjadi lonjakan COVID-19 di Bangkalan, Madura. Polisi melakukan pendekatan ke tokoh masyarakat atau ulama Bangkalan agar warga mematuhi protokol kesehatan (Prokes).

Ketua MUI Bangkalan KH Syarifudin Damanhuri meminta para warga tetap menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.

"Sehubungan dengan penyebaran COVID-19 yang sampai saat ini belum reda bahkan cenderung meningkat, masyarakat diimbau untuk terus mematuhi protokol kesehatan yang diterapkan oleh pemerintah. Agar memakai masker, mencuci tangan, dan tidak bepergian jika tak ada kepentingan," kata Kiai Syarifudin di Bangkalan, Rabu (9/5/2021).

Sementara Ketua Majelis Wakil Cabang NU Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan H. Abdul Hasan dan Pengurus Ponpes Syaikhona Muhammad Cholil, Muhammad Nassi Ashal mengatakan langkah ini untuk memproteksi keluarga dan kerabat dari bahaya virus Corona.

"Tetap menjaga kesehatan, menjaga imunitas tubuh, hal ini semata-mata demi kebaikan dan keselamatan bersama, semua keluarga dan kerabat," imbuhnya.

Sebelumnya, Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta mengatakan data terakhir per 8 Juni 2021, positif COVID-19 kasus di Bangkalan mencapai 1.899 kasus. Sedangkan total kasus aktif COVID-19 sebanyak 190 orang. Nico menyebut ada kenaikan 75 kasus dari hari sebelumnya.

Lalu, ada satu pasien sembuh dengan kumulatif pasien yang sembuh ada 1.521. Sedangkan pasien yang meninggal dunia ada empat orang sehingga total pasien meninggal ada 188 orang.

Selain itu, Nico mengatakan kondisi Bed Occupancy Rate (BOR) di ruang isolasi RSUD Bangkalan mencapai 84% dan BOR ICU RSUD Bangkalan mencapai 50%.

(hil/fat)