Ibu-ibu di Lamongan Turun Tangan Bantu Makanan Warga yang Isolasi Mandiri

Eko Sudjarwo - detikNews
Selasa, 08 Jun 2021 19:09 WIB
klaster hajatan di lamongan
Ibu-ibu ini bantu warga yang sedang isolasi mandiri (Foto: Eko Sudjarwo)
Lamongan -

Salah satu kendala saat menjalani isolasi mandiri di rumah karena terpapar COVID-19 adalah sulit mendapatkan bahan makanan. Menyadari hal ini, ibu-ibu di Lamongan inipun 'turun tangan' membantu warga Desa Sidodowo, Kecamatan Modo yang tengah menjalani isolasi mandiri.

Ya, ibu-ibu gabungan dari PKK, Persit Kartika Candra Kirana dan Bhayangkari Lamongan ini ikut berbagi ke warga Desa Sidodowo yang tengah di-lockdown karena pandemi COVID-19. Sebanyak 300 paket bahan pangan dibagikan untuk membantu meringankan beban warga desa yang tengah di-lockdown selama 2 minggu itu.

"Sore ini tadi kami membagikan bantuan bahan pangan dari ibu-ibu gabungan dari PKK, Persit dan Bhayangkari Lamongan," kata Kasi Tanggap darurat BPBD Lamongan Muslimin kepada wartawan, Selasa (8/6/2021).

Bukan sembarangan, bantuan bahan pangan yang diberikan oleh ibu-ibu gabungan dari PKK, Persit dan Bhayangkari Lamongan ini juga berisikan ikan segar, yaitu ikan Mujair, sayur dan bumbu. Menurut Ketua TP PKK Lamongan Anis Kartika Yuhronur Efendi, bantuan berupa paket bahan pangan ini memang sengaja mereka pilih karena hal mendasar yang dibutuhkan warga yang tengah menjalani pengetatan ini adalah bahan makan.

"Karena tengah menjalani isolasi mandiri, tentunya warga tidak bisa kemana-mana sehingga bahan makan seperti ikan, sayur dan bumbu inilah yang mereka butuhkan," kata Anis Kartika Yuhronur Efendi usai menyalurkan bantuan di Posko Satgas COVID-19 Lamongan di Pendopo Lokatantra Lamongan, Selasa (8/6/2021).

Selain bahan pangan, kata Anis, ibu-ibu gabungan dari PKK, Persit dan Bhayangkari Lamongan ini juga menyalurkan bantuan berupa sabun. Rencananya, bantuan berupa bahan pangan ini akan dilakukan kembali.

"Bantuan bahan pangan ini akan kami lanjutkan lagi besok," imbuhnya.

Seperti diketahui, Penularan COVID-19 terjadi di Desa Sidodowo, Kecamatan Modo yang diduga terjadi setelah warga mengikuti acara hajatan pengantin. Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Lamongan yang juga Bupati Lamongan Yuhronur Efendi juga telah menginstruksikan jajarannya untuk bekerja cepat menangani klaster hajatan Lamongan ini.

"Warga diketahui positif setelah 3 hari acara hajatan pengantin. Ada dua hajatan, di Bojonegoro dan Sidoarjo," kata Kabid Kesmas Dinkes Lamongan, Abdullah Wasian.

(iwd/iwd)