COVID-19 di Bangkalan Menggila, Polisi Larang Toron Idul Adha ke Madura

Amir Baihaqi - detikNews
Selasa, 08 Jun 2021 16:10 WIB
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko (Foto: Amir Baihaqi)
Surabaya -

Polisi bakal melarang kegiatan tradisi toron atau mudik saat Idul Adha 2021 ke Madura. Rencana larangan itu disampaikan usai adanya lonjakan kasus COVID-19 di Bangkalan.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko mengatakan meski Idul Adha masih jauh atau masih tanggal 20 Juli. Tapi pihaknya tetap akan memberikan imbauan terkait tradisi toron.

"Ya, kita mengimbau agar tidak mudik dulu. Supaya Madura ini kembali ke zona kuning," ujar Gatot di Mapolda Jatim, Selasa (8/6/2021).

Sedangkan untuk mengantisipasi arus mudik, lanjut Gatot, pihaknya berencana akan menyekat jalur menuju Madura. Tak hanya di Jembatan Suramadu, namun juga di pelabuhan.

"Pelabuhan juga akan dilakukan penyekatan itu ada teman-teman Polair bekerjasama dengan pihak terkait di pelabuhan. Jadi di pelabuhan ada, di jembatan juga ada," jelas Gatot.

Dikatakan Gatot, berbagai upaya untuk menekan COVID-19 di Madura telah dilakukan. Salah satunya yakni dengan menggandeng tokoh-tokoh agama agar masyarakat tumbuh kesadaran untuk mematuhi protokol kesehatan.

"Kemudian juga kita meminta bantuan dari tokoh-tokoh masyarakat, agama dan pemuda untuk juga memberikan kesadaran kepada masyarakat Madura untuk mematuhi protokol kesehatan," tandas Gatot.

Simak Video: Madura Diamuk Corona: Penyekatan Diterobos, Penderita Covid-19 Kabur!

[Gambas:Video 20detik]



(iwd/iwd)