25 Pasien COVID-19 Hasil Penyekatan Suramadu Diduga Terpapar Mutasi Baru

Hilda Meilisa - detikNews
Selasa, 08 Jun 2021 12:36 WIB
23 Dari 24 warga Bangkalan, Madura, positif COVID-19 PCR dirujuk ke RS Lapangan Indrapura (RSLI).
Warga Bangkalan positif COVID-19 dirawat di RSLI (Foto file: Faiq Azmi/detikcom)
Surabaya -

Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Surabaya menerima 30 kasus positif COVID-19 dari penyekatan di Jembatan Suramadu. Sebanyak 25 dari 30 pasien yang positif, diduga terpapar varian baru Corona.

Penanggungjawab RSLI Surabaya Laksamana Pertama TNI dr I Dewa Nalendra Djaya Iswara mengatakan dugaan ini karena hasil CT Value dari 25 pasien berada di bawah 25.

"Pasien kita dari Bangkalan sudah 30 orang. Yang 25 CT valuenya di bawah 25, yang 5 orang di bawah 32," papar Nalendra saat dihubungi detikcom di Surabaya, Selasa (8/6/2021).

"Karena ada PMI (TKI) yang kita curigai yang membawa PMI yang hasilnya negatif langsung pulang ke Bangkalan. Dugaan kita ke arah situ karena penyebarannya begitu cepat, membawa angka kematian cukup banyak dan juga kecepatannya itu di bawah 48 jam angka kematiannya cukup tinggi, berisiko sekali," imbuh Nalendra.

Sementara untuk memastikan jenis mutasi virus pada 25 pasien tersebut, Nalendra mengatakan pihaknya akan mengirim sampel virus ke Balitbangkes dan ITD Unair.

"Yang kita periksakan ada 25 orang. Hasilnya sekitar 2 minggu, tetapi kita minta atensinya untuk kita bisa sampaikan bagaimana langkah selanjutnya penanganan di Bangkalan," tambahnya.

Saat ini, Nalendra mengatakan para pasien memiliki gejala ringan. Namun, pihaknya tetap melakukan antisipasi dengan memisahkan ruangan isolasi pasien dari Bangkalan dengan pasien umum.

"Rata-rata gejala ringan. Kami sendirikan seperti penanganan pada TKI. Sekarang kapasitas bed-nya 400-an tapi yang terisi sekitar 138. Masih amanlah," pungkas Nalendra.

(hil/fat)