Kasus COVID-19 di Bangkalan Membeludak, Kini Jadi Zona Oranye

Faiq Azmi - detikNews
Selasa, 08 Jun 2021 11:58 WIB
warga bangkalan positif covid-19 dirawat di RS lapangan indrapura
Warga Bangkalan yang dirawat di RS Lapangan Indrapura (Foto: Faiq Azmi/detikcom)
Surabaya -

Kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Bangkalan meningkat drastis dalam dua hari terakhir. Dampaknya, IGD RSUD Syarifah Ambami Rato Embu, Bangkalan sempat lockdown.

Kenaikan kasus COVID-19 di Bangkalan, berdampak pada zonasi Kabupaten/Kota terbaru di Jatim. Bangkalan yang awalnya zona kuning COVID-19, kini zona oranye.

"Baru terkonfirmasi siang ini dari pusat, zonasi di Bangkalan, masuk kategori risiko sedang alias zona oranye. Ini harus diwaspadai, karena minggu lalu masih masuk zona kuning," ujar Dr Makhyan Jibril, Jubir Satgas COVID-19 Jatim saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (8/6/2021).

Jibril menjelaskan, kewenangan zonasi ada di pusat. Ada sejumlah indikator yang menentukan zonasi sebuah daerah. Di antaranya penambahan kasus COVID-19, angka kesembuhan, angka kematian, hingga tingkat Bed Occupancy Rate (BOR).

"Kalau ditanya mengapa pekan lalu Bangkalan masih kuning, kalau dilihat sebenarnya penambahan kasus dalam 7 hari terakhir, awalnya sedikit. Namun mulai Minggu sampai Senin, langsung melonjak," terang Jibril.

Dari zonasi di Bangkalan sendiri, ada satu kecamatan yang masuk zona merah. Yakni di Kecamatan Arosbaya. Kemudian ada 15 kecamatan masuk zona oranye, dan 2 kecamatan masuk zona kuning COVID-19.

Kasus aktif COVID-19 di Bangkalan, Madura sendiri saat ini sebanyak 115 kasus. Jumlah ini naik hampir dua kali lipat dari jumlah kasus aktif pada Sabtu (5/6) lalu yang masih berjumlah 56 kasus.

(fat/fat)