Bejat! Kakek di Banyuwangi 5 Kali Perkosa Cucu dengan Ancaman Bunuh

Bejat! Kakek di Banyuwangi 5 Kali Perkosa Cucu dengan Ancaman Bunuh

Ardian Fanani - detikNews
Senin, 07 Jun 2021 13:31 WIB
pemerkosaan di banyuwangi
Kakek di Banyuwangi pemerkosa cucunya ditangkap (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi - Tak kuat menahan nafsu, seorang kakek di Banyuwangi tega memperkosa cucu tirinya. SBU (61) warga Kecamatan Srono ini telah melakukan pemerkosaan kepada cucunya yang berusia 19 tahun sebanyak 5 kali.

Dalam melakukan aksinya, pelaku mengancam akan membunuh korban dan ibunya jika menolak melayani nafsu bejatnya tersebut.

"Kasus pemerkosaan ini terjadi pada 15 Mei 2021 sekitar pukul 05.00 Wib," kata Kapolresta Banyuwangi, Kombes Arman Asmara Syarifuddin kepada detikcom, Senin (7/6/2021).

Modus pelaku, kata Arman, pelaku menyelinap ke kamar korban yang masih tertidur. Kebetulan rumah korban dalam kondisi sepi, karena ibunya keluar untuk belanja.

Pelaku langsung menindih tubuh korban dan membekap mulutnya agar korban tidak berteriak. Ia lantas mengancam akan membunuh korban dan ibunya jika ia menolak persetubuhan terlarang ini. Korban yang ketakutan tak kuasa melawan hingga akhirnya terjadilan pemerkosaan itu.

"Jadi ada ancaman, pelaku akan membunuh korban dan ibunya jika ia menolak atau melaporkan kasus pemerkosaan ini," ungkap Arman.

Kasus ini terungkap ketika ibu korban menaruh curiga terhadap perubahan perilaku putrinya yang murung beberapa hari setelah kejadian. Setelah didesak, korban akhirnya bercerita jika telah diperkosa oleh pelaku.

Atas kasus tersebut, keluarga korban akhirnya melaporkan pelaku ke Mapolsek Srono. Polisi langsung membawa korban ke rumah sakit untuk melakukan visum.

"Berdasarkan hasil visum et repertum, diketahui terjadi kerusakan pada selaput darah kemaluan korban akibat kemasukan benda tumpul," ungkap Arman.

Polisi langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap pelaku dan menetapkannya sebagai tersangka. "Pelaku telah mengakui seluruh perbuatannya tersebut," imbuhnya.

Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya, satu set pakaian dalam korban, celana dalam milik tersangka, sebuah selimut, dan seprei.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat pasal 285 KUHP tentang tindak pidana pemerkosaan. "Ancaman hukumannya, 12 tahun kurungan penjara," tutup Arman. (iwd/iwd)