Kilatan Cahaya dan Dentuman di Gunung Raung Bukan dari Latihan Tembak TNI AD

Nur Hadi Wicaksono - detikNews
Sabtu, 05 Jun 2021 13:22 WIB
Kilatan cahaya terekam di atas Gunung Raung dan ada dentuman yang dirasakan warga sekitar. Netizen menduga kilatan cahaya dan dentuman itu berasal dari latihan tempur TNI.
Latihan menembak senjata berat di Lumajang/Foto: Istimewa (dok.Pussenarhanud TNI AD)
Lumajang -

Kilatan cahaya terekam di atas Gunung Raung dan ada dentuman yang dirasakan warga sekitar. Netizen menduga kilatan cahaya dan dentuman itu berasal dari latihan tempur TNI.

Pusat Kesenjataan Artileri Pertahanan Udara (Pussenarhanud) TNI AD sedang menggelar Latihan Menembak Senjata Berat (Latbakjatrat) terintegrasi, di Air Waepon Range (AWR) Desa Pandan Wangi, Kecamatan Tempeh, Lumajang.

Latihan tersebut dilaksanakan mulai tanggal 1-4 Juni 2021. Latihan tersebut tidak hanya dilakukan pada siang hari namun juga pada malam hari, guna melatih profesionalisme para prajurit Arhanud TNI AD.

Namun Pussenarhanud TNI AD memastikan, kilatan cahaya di atas Gunung Raung dan dentuman yang terdengar warga, bukan berasal dari latihan menembak senjata berat. Karena latihan menembak pada Hari Jumat (4/6) sudah selesai dilaksanakan pada pukul 17.30 WIB. Sementara kilatan cahaya itu terekam pada pukul 19.51 WIB.

Selain itu, jarak tembak rudal juga hanya sekitar 9 km. Sedangkan meriam 8 km. Tembakan rudal dan meriam diarahkan ke arah pantai selatan Lumajang.

"Latihan Menembak Senjata berat (Latbakjatrat) terintegrasi di Air Waepon Range (AWR), Desa Pandan Wangi, Kecamatan Tempeh, Lumajang pada Hari Jumat kemarin dilakukan mulai pukul 08.00-17.30 WIB. Sehingga kilatan cahaya maupun suara dentuman di Gunung Raung bukan berasal dari latihan menembak Pussenarhanud TNI AD," ujar Kasi Publikasi Penerangan Pussenarhanud Kapten Asep Koswara kepada detikcom, Sabtu (5/6/2021).

Latihan tersebut melibatkan ratusan personel dari sejumlah Bataliyon Arhanud, serta puluhan alat utama sistem persenjataan yang dimiliki Pussenarhanud. Yakni berupa rudal mistral atlas, strastreak, MCP, LML, MMS serta meriam kaliber 20 mm, 23 mm, 40 mm dan 57 mm. Serta radar shikra yang mampu menjangkau hingga jarak 250 km.

Diberitakan sebelumnya, ada kilatan cahaya yang terekam di atas Gunung Raung. Cahaya tersebut tertangkap kamera CCTV Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Raung. Kilatan cahaya tersebut terekam pada Jumat (4/6/2021) sekitar pukul 19.51 WIB.

Kepala Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Raung, Mukijo membenarkan adanya kilatan cahaya di atas Gunung Raung. "Memang benar ada kilatan di atas Gunung Raung. Itu terekam dalam CCTV kami," ujarnya.

Lihat juga Video: Kilatan Cahaya Mirip Meteor Jatuh di Puncak Merapi

[Gambas:Video 20detik]



(sun/bdh)