Vaksinasi ODGJ dan Disabilitas di Surabaya Dilakukan Door To Door

Esti Widiyana - detikNews
Jumat, 04 Jun 2021 11:55 WIB
vaksinasi odgj
Seorang ODGJ divaksin (Foto: Esti Widiyana)
Surabaya -

Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan disabilitas merupakan salah satu sasaran vaksinasi. Untuk pengidap gangguan jiwa ini, petugas melakukan vaksinasi secara door to door.

Perkampungan dan gang kecil dimasuki petugas dari Puskesmas Banyu Urip Surabaya untuk dapat langsung bertemu dengan ODGJ dan penyandang disabilitas. Sebelum divaksin, yang bersangkutan dilakukan screening terlebih dahulu. Jika sehat, vaksinasi langsung dilakukan.

Salah satu sasaran adalah Kelurahan Kupang Krajan yang terdapat 20 ODGJ dan disabilitas yang dirawat secara mandiri oleh keluarganya. Vaksinasi terbilang sukses, namun ada satu yang kabur menghindari vaksinasi.

"Ini kami dibagi tiap kelompok. Kami di RW 01 Kupang Krajan hari ini sasarannya 20 orang, ODGJ 5 dan disabilitas 15 orang. Yang sudah kami vaksin 17, 1 orang pindah, 1 orang kabur dan sudah kita bujuk ulang, 1 lagi datanya di bawah umur 15 tahun," ujar petugas vaksinasi Kelurahan Kupang Krajan, Ageng Rusbaya kepada wartawan, Jumat (4/6/2021).

Ageng mengatakan sementara total target sasaran vaksinasi ODGJ di Kecamatan Banyu Urip sebanyak 57 orang dan disalbilitas sebanyak 251 orang. Vaksinasi door to door ini dilakukan secara bertahap dan merata.

"Sampai sasaran kami penuhi dari Dinas Kesehatan. Bertahap ya tentunya," Kata Ageng.

Vaksinasi door to door ini akan terus digelar oleh petugas hingga target vaksinasi di Surabaya tercapai. Saat ini Pemkot Surabaya telah mulai melaksanakan program vaksinasi gelombang ketiga yang sasarannya lebih dari 100 ribu orang.

Sebelumnya, Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara mengatakan, pelaksanaan vaksinasi tahap ketiga kepada masyarakat mulai digelar pada 5 Juni, sasaran prioritasnya adalah ODGJ dan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Kemudian pada 6 Juni kepada penghuni rusun.

"ODGJ dan MBR juga sudah ada datanya. Sasaran sementara saat ini sekitar 60-100 ribu, saat ini masih rekap karena ada terutama MBR ada yang usianya mungkin lansia 60 ke atas. Itu perlu difilter lagi. Untuk tahap 3 sasarannya di usia pra lansia 50 tahun ke atas. ODGJ tentunya semua, dan pra lansia untuk MBR," kata Febri.

Simak juga video 'Direktur AstraZeneca: Vaksin COVID-19 Bisa Cegah Varian Corona':

[Gambas:Video 20detik]



(iwd/iwd)