Tolak Divaksin, Penghuni Rusun di Surabaya Dipersilakan Pindah

Esti Widiyana - detikNews
Rabu, 02 Jun 2021 12:41 WIB
rusun penjaringan sari
Swab massal di rusun (Foto: Esti Widiyana)
Surabaya -

Vaksinasi tahap ketiga mulai dilakukan pada akhir pekan ini. Salah satu sasarannya ialah 10.190 penghuni 18 rusun yang dikelola Pemkot Surabaya.

Para penghuni rusun diwajibkan vaksin, terlebih setelah ada 50 penghuni yang positif. Dan juga Rusun Penjaringan Sari telah menjadi klaster. Jika ada penghuni yang menolak, maka dipersilakan pindah dari hunian tersebut.

"Arahan dari Kepala Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah (DPBT), kalau tidak mau swab, tidak mau vaksin, mereka tidak boleh tinggal di rusun," kata Kepala Dinkes Surabaya Febria Rachmanita kepada wartawan di Balai Kota, Rabu (2/6/2021).

Fenny sapaan akrabnya mengatakan para penghuni rusun akan dilakukan vaksin massal pada Sabtu (5/6). Vaksin ini dilakukan untuk mencegah penularan COVID-19, sebab setiap kamar di rusun jaraknya dekat dan dihuni banyak orang.

"Banyak orang dan rapat sekali ruangan-ruangannya. Sehingga memang wajib vaksin untuk menghindari (COVID-19)," ujarnya.

Diketahui, Rusun Penjaringan Sari, Rungkut telah menjadi klaster COVID-19. Terdapat sekitar 50 penghuni yang positif Corona dari 18 rusun yang dikelola pemkot, dan terbanyak berasal dari Rusun Penjaringan Sari.

Fenny menjelaskan di Rusun Penjaringan sari terdapat sekitar 25 penghuni yang positif COVID-19. Berdasarkan hasil tracing, rata-rata warga rusun melakukan perjalanan luar kota pad 4-5 hari sebelum dilakukan swab massal.

"Karena yang di rusun lain itu ada yang memang tidak pulang (luar kota). Tapi di Rusun Penjaringan Sari (ada yang luar kota). Mereka menyampaikan baru datang sekitar 4-5 hari sudah sampai di Surabaya. Swab itu hari ke-5 mereka datang (ke Surabaya)," jelasnya.

"Semua diisolasi di Asrama Haji, tapi banyak yang sudah pulang. Karena pada saat 2 hari disana setelah diberi obat, dan vitamin, hasil swabnya negatif. Rata-rata usia produktif dan mereka tanpa gejala," pungkasnya.

Sebelumnya, pemkot juga menggelar swab massal bagi seluruh warga penghuni di 18 rusun di Surabaya. Dari total 10.240 jumlah penghuni rusun yang mengikuti swab, sekitar 50 orang dinyatakan positif COVID-19.

Simak video '6 Vaksin Corona yang Sudah Kantongi Restu dari WHO':

[Gambas:Video 20detik]



(iwd/iwd)