11.350 TKI Pulang ke Jawa Timur, 126 Positif COVID-19

Hilda Meilisa - detikNews
Senin, 31 Mei 2021 19:45 WIB
Pasien COVID-19 yang Dirawat di RSLI Naik 250%
Foto: Istimewa (Dok RS Lapangan Indrapura)
Surabaya -

Jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI)/TKI yang pulang ke Jawa Timur mencapai 11.350 orang. Dari data tersebut, ada 126 TKI yang dinyatakan positif COVID-19 dan dirawat di Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Surabaya.

Sebelumnya, 11.350 TKI ini merupakan jumlah total kedatangan mulai 28 April hingga 30 Mei 2021. Rinciannya, dari 126 TKI yang COVID-19, 96 berasal dari Malaysia, 17 dari Singapura, 5 dari Hong Kong, 3 dari Brunei Darussalam, 3 dari Jepang, dan 2a dari Belanda.

Penanggung Jawab RSLI, Laksamana Pertama dr I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara menyebut hingga saat ini sebanyak 67 pasien TKI telah dinyatakan sembuh dan KRS atau Keluar Rumah Sakit.

"Sedangkan yang masih dirawat sejumlah 59 pasien PMI laki-laki ada 28 dan perempuan 31," kata Nalendra di Surabaya, Senin (31/5/2021).

Tak hanya itu, Nalendra mengatakan sesuai ketentuan Kemenkes, PMI yang positif COVID-19 harus menjalani isolasi dan penyembuhan minimal 14 hari dan 2x negatif swab PCR untuk dinyatakan sembuh. Kriteria ketat ini dimaksudkan sebagai antisipasi agar mereka tidak menjadi faktor penyebar COVID-19 dari luar negeri ke Indonesia, termasuk potensi varian baru COVID-19.

Nalendra pun mengingatkan masyarakat senantiasa mengantisipasi penyebaran COVID-19. Dia juga ingin masyarakat menerapkan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat.

"Malaysia mulai hari ini lockdown hingga tanggal 14 karena penyebaran COVID-19 yang meningkat sangat tajam. Kita harus tetap waspada dan mengantisipasi sejak dini, jangan sampai kasus di Malaysia terjadi di Indonesia," pesan Nalendra.

Tak hanya itu, Nalendra mengatakan sesuai tupoksi dari Satgas Penanganan PMI, para TKI ini dilakukan penanganan, perawatan dan isolasi secara khusus. Mereka juga diambil sampel atau specimen untuk dikirim ke Laboratorium ITD Unair dan ke Balitbangkes Jakarta Pusat untuk diteliti terkait apakah termasuk varian baru COVID-19.

Nalendra menyebut 48 sampel yang dikirim, namun hingga kini baru dua sampel yang terkonfirmasi varian baru COVID-19 yakni B.117 (Strain Inggris) dan B.1351 (strain Afrika Selatan). Kedua pasien varian baru ini juga sudah dirawat dan dinyatakan sembuh oleh Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP) RSLI dan bisa melanjutkan isoman di rumah dengan monitoring Dinkes setempat.

(hil/fat)