Sore Ini Matahari di Atas Ka'bah, Coba Cek Kembali Arah Kiblat

Ardian Fanani - detikNews
Jumat, 28 Mei 2021 15:56 WIB
3 yang harus diperhatikan saat cek arah kiblat
Ilustrasi (Foto: Fuad Hasyim/detikcom)
Banyuwangi -

Untuk mengetahui arah kiblat salat, saat ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan pengukuran. Karena saat ini merupakan Istiwa A'dham atau Rashdul Qiblah.

Istiwa A'zham atau Rashdul Qiblah merupakan peristiwa saat matahari di atas ka'bah. Sehingga bayangan benda yang terkena sinar akan menunjukkan arah kiblat. Peristiwa tersebut akan terjadi, Jumat (28/5/2021) pukul 16.18 WIB.

Ketua Lembaga Falakiyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama' Banyuwangi, Ghufron Musthofa mengatakan, pada saat itu, bayang-bayang benda yang berdiri tegak lurus, di mana saja, akan mengarah lurus ke Ka'bah.

"Salah satu hikmah matahari tepat di atas Ka'bah atau melintasi Masjidil Haram ini yakni bisa menjadi sarana untuk menentukan arah kiblat terutama di Indonesia termasuk di Banyuwangi," ungkapnya kepada wartawan.

Caranya pun, kata Gurfon, juga sangat mudah. Dapat dilakukan dengan menggunakan benda tegak lurus, atau tali berbandul di tempat yang datar dan terkena sinar matahari pada waktu tersebut. Maka bayangan benda akan mengarah ke arah kiblat.

Untuk mengetahui arah kiblat salat, saat ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan pengukuran. Karena saat ini merupakan Istiwa A'dham atau Rashdul Qiblah.Tim Falakiyah Banyuwangi/ Foto: Ardian Fanani

Ada pun hal yang perlu diperhatikan, kata Ghufron saat melakukan verifikasi arah kiblat, yakni benda yang menjadi patokan berdiri tegak lurus, permukaan dasar harus rata dan waktu atau jam perlu disesuaikan dengan waktu BMKG.

"Bagi yang merasa arah kiblatnya belum diukur, bisa mengukur dengan metode termudah ini. Ini cara ampuh dan paling mudah untuk meminimalkan perbedaan arah kiblat di antara jamaah," jelasnya.

Sebelumnya, peristiwa serupa juga pernah terjadi pada tahun 2020. Ketika matahari berada tepat di atas Ka'bah maka pada saat itu, bayang-bayang benda yang berdiri tegak lurus, di mana saja di bumi, akan mengarah lurus ke Ka'bah.

Pihaknya meminta kepada takmir masjid dan musala untuk melakukan kroscek arah kiblat.

"Bagi pengurus takmir masjid, takmir musala atau perorangan bisa melakukan kroscek arah kiblat dengan mudah saat peristiwa istiwa a'zham atau rashdul qiblah ini," pungkas lelaki yang juga Tim Badan Hisab dan Rukyatul Hilal Kantor Kementerian Agama Banyuwangi ini.

(fat/fat)