Rumah Warga di Pesisir Pantai Utara Probolinggo Diterjang Banjir Rob

M Rofiq - detikNews
Kamis, 27 Mei 2021 15:35 WIB
banjir rob pesisir pantai utara Probolinggo
Banjir rob di Probolinggo (Foto: M Rofiq/detikcom)
Probolinggo -

Gerhana Bulan Total atau Super Blood Moon, Rabu (26/5) malam berakibat terjadinya banjir rob di sejumlah pesisir pantai utara Probolinggo. Salah satu wilayah yang berdampak parah yakni di Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

Banjir rob ini setinggi 30-35 cm menerjang pemukiman warga. Banjir ini juga masuk ke rumah warga dan sekolah. Namun, warga hanya bisa pasrah dan membiarkan air laut surut. Jika sudah surut, warga yang mayoritas bekerja sebagai nelayan, membersihkan rumah dan kotoran yang terbawa banjir rob.

"Hampir setiap banjir rob, rumahnya sudah menjadi langganan air laut masuk, jadi dibiarin air laut masuk, yang hanya kita selamatkan barang-barang elektronik, kasur, pakaian dan surat-surat berharga, takut kena air jadi rusak. Setelah banjir rob surut, baru kita bersihkan pakai air bersih," kata seorang Ny Suliha (50) warga Desa Kalibuntu kepada detikcom, Kamis (27/5/2021).

Meski dibangun tanggul di sisi timur untuk menahan terjangan banjir rob, namun air laut dan gelombang tinggi masuk dari sisi sebelah barat. Padahal di titik tersebut tanggul belum dibangun.

Diperkirakan banjir rob ini akan terjadi hingga 3 hari mendatang, terhitung sejak kemarin hingga Jumat (28/5). Warga sudah melakukan sejumlah persiapan mulai dari memasang penahan air laut, agar banjir tidak masuk ke rumah.

Salah satu tokoh masyarakat dan juga menjadi wakil rakyat perwakilan Desa Kalibuntu, Muhamad Samsul Arifin Fathoni, mengatakan banjir rob ini terbilang cukup parah. Karena dampaknya sampai masuk ke permukiman warga.

"Sudah menjadi langganan banjir rob bagi warga Desa Kalibuntu, banjir rob terparah dikarenakan dampak gerhana bulan, banjir rob setinggi 30 sampai 35 cm. Kami berharap pemerintah bisa membangun tanggul penahan di pintu air di Desa Patokan, agar air laut tidak masuk ke pemukiman warga Desa Kalibuntu," imbuh Fathoni saat dikonfirmasi.

Warga berharap baik pemerintah pusat dan pemerintah daerah, segera membangun tanggul penahan banjir rob.

Tonton Video: Usai Gerhana Bulan, Waspada Banjir Rob di Jakarta 28 Mei

[Gambas:Video 20detik]



(fat/fat)