Miris, Harga Ikan di Lamongan Justru Terjun Bebas Saat Masa Panen

Eko Sudjarwo - detikNews
Kamis, 27 Mei 2021 13:35 WIB
harga ikan di lamongan
Harga ikan anjlok di tengah masa panen di Lamongan (Foto: Eko Sudjarwo)
Lamongan -

Memasuki musim panen, petambak ikan di Lamongan dihadapkan kenyataan bahwa harga semua jenis ikan terjun bebas. Meski demikian, petambak tetap memanen karena sudah bersiap untuk musim tanam padi.

Hancurnya harga ikan di Lamongan ini diakui salah seorang petambak dari Kecamatan Glagah Khoirul Anwar. Khoirul mengatakan turunnya harga ikan ini terjadi pada semua jenis ikan perikanan darat mulai dari mujair, bader (tawes), tombro (mas), maupun nila. Untuk bandeng dan udang, Khoirul menyebut masih relatif mahal meski sama-sama turun harga.

"Untuk ikan mujair, bader, tombro, dan nila ukuran besar per kilogram hanya Rp 8 ribu. Untuk cepret (anakan mujair) malah hanya Rp 500 per kilogram," kata Khoirul Anwar kepada wartawan, Kamis (27/5/2021).

Khoirul menyebut untuk harga ikan bandeng saat ini memang masih relatif mahal, yaitu di atas Rp 10 ribu per kilogram. Khoirul mengungkapkan harga ikan bandeng saat ini Rp 12 ribu per kilogram dan harga udang vaname juga masih relatif tinggi, yaitu berkisar antara Rp 35 ribu hingga Rp 40 ribu per kilogram dan bisa lebih mahal lagi tergantung ukuran ikannya.

"Tapi masalahnya, udang sudah banyak yang hilang ikut banjir kemarin," akunya.

Meski harus menerima kenyataan harga hancur. Namun masa panen tidak bisa ditunda lagi karena memasuki musim kemarau ini petambak akan segera beralih ke tanam padi. Hal yang sama juga diakui oleh Arif, petambak dari Kecamatan Kalitengah yang juga merasakan hal yang sama dengan yang dirasakan oleh Khoirul. Arif juga mengaku mereka harus tetap memanen hasil ikannya meski harga tidak bersahabat karena sudah memasuki musim tanam padi.

"Kami meminta pemerintah untuk membantu kami para petani tambak ini," harapnya.

Sementara, Kepala UPT Pasar Ikan Lamongan melalui salah satu stafnya, Ani kepada wartawan mengakui jika selama 2 pekan ini harga ikan di Lamongan memang sedang tidak stabil alias fluktuatif. Ani mengungkapkan, pasokan ikan di pasar ikan Lamongan saat ini juga melimpah karena sudah memasuki musim panen ikan.

"Harga ikan itu tidak menetap mas, misalnya minggu ini ada ikan yang harganya naik dari pada minggu lalu. Dan hari ini ada harga ikan turun dari minggu lalu," kata Ani.

Ani menyatakan, pihak UPT Pasar Ikan hanya bisa mengawasi, tidak bisa menentukan harga pasti ikan-ikan yang datang ke pasar. "Harga naik turun itu wajar mas, selama masih di ambang batas," pungkasnya.

(iwd/iwd)