Wisata Gunung Bromo Dibuka, Wisatawan Harus Waspada Jalan Ambles

M Rofiq - detikNews
Senin, 24 Mei 2021 13:57 WIB
Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) kembali membuka wisata Gunung Bromo. Sebelumnya, Gunung Bromo ditutup 11 hari selama masa libur Lebaran.
Jalan ambles menuju wisata Gunung Bromo/Foto: M Rofiq
Probolinggo -

Wisata Gunung Bromo kembali dibuka. Namun wisatawan harus waspada, karena banyak jalan ambles menuju tempat wisata itu.

Seperti di Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Wisata Gunung Bromo dibuka kembali setelah ditutup 11 hari selama masa libur Lebaran.

Jalan ambles paling parah ada di Desa Wonokerto. Hampir separuh badan jalan ambles. Lebar sekitar 3 meter dan panjang sekitar 7 meter, dengan kedalaman sekitar 40 sentimeter. Kendaraan roda 4 harus bergantian untuk melintas.

Sudah ada tanda peringatan di sekitar jalan ambles. Namun karena minim penerangan, wisatawan harus tetap waspada saat melakukan perjalanan pada malam hari, untuk rekreasi ke Gunung Bromo.

Selain di desa itu, ada dua titik jalan ambles lainnya. Yakni di Desa Sapi Kerep. Namun tidak separah yang di Desa Wonokerto.

Menurut salah seorang warga Tengger, Poniman, amblesnya beberapa badan jalan menuju Gunung Bromo terjadi sejak beberapa bulan lalu. Ia berharap pemerintah segera memperbaikinya, agar tidak membahayakan warga sekitar maupun wisatawan.

"Sudah lama jalan ambles ini. Amblesnya jalan saat musim hujan kemarin. Dan berharap ke pemerintah baik pemerintah daerah atau pemerintah pusat, segera memperbaiki jalan rusak. Karena sangat berbahaya bagi keselamatan warga maupun pengunjung wisata Gunung Bromo," ujar Poniman kepada detikcom, Senin (24/5/2021).

Sementara Kasat Lantas Polres Probolinggo, AKP Dadang Martianto mengimbau pengguna jalan agar selalu waspada terkait jalan ambles. Selain itu, hindari melakukan perjalanan malam hari.

"Kami imbau baik warga Tengger Bromo maupun wisatawan yang berkunjung ke wisata Gunung Bromo, untuk lebih hati-hati, karena banyak jalan ambles di bagian sisi barat, dan jurang yang curam," kata AKP Dadang.

Wisata Gunung Bromo telah kembali dibuka. Harapan petugas baik pengelola TNBTS, Pemkab Probolinggo dan Polres Probolinggo, wisatawan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Lihat juga Video: Situs Bangunan Kuno di Lereng Bromo, Diduga dari Kerajaan Singasari

[Gambas:Video 20detik]



(sun/bdh)