Petani di Mojokerto Tewas Tersambar Petir

Enggran Eko Budianto - detikNews
Minggu, 23 Mei 2021 19:49 WIB
Seorang petani tewas tersambar petir di persawahan Desa Salen, Kecamatan Bangsal, Mojokerto. Korban tersambar petir saat merawat tanaman padi miliknya.
Lokasi petani tewas tersambar petir/Foto: Istimewa
Mojokerto -

Seorang petani tewas tersambar petirtewas tersambar petir di persawahan Desa Salen, Kecamatan Bangsal, Mojokerto. Korban tersambar petir saat merawat tanaman padi miliknya.

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, Purnomo (56) berangkat ke sawah miliknya sekitar pukul 14.00 WIB. Sekitar 30 menit kemudian, hujan deras disertai petir melanda kawasan tersebut.

"Korban ke sawah untuk menyulam tanaman padi miliknya," kata Dony kepada wartawan, Minggu (23/5/2021).

Purnomo terus bekerja meski sedang hujan deras. Ia langsung tumbang akibat tersambar petir sekitar pukul 14.30 WIB. Peristiwa itu diketahui Karmun (55), tetangga korban.

"Korban tergeletak di sawah dengan posisi kepala menghadap selatan. Kemudian saksi (Karmun) berteriak meminta tolong," terang Dony.

Warga dan keluarga korban pun berdatangan ke lokasi setelah mendengar teriakan Karmun. Nahas, Purnomo tewas dengan luka bakar akibat sambaran petir di tubuhnya. Topi warna hitam yang dia pakai juga robek.

Jenazah korban langsung dievakuasi warga ke rumah duka. Anggota Polsek Bangsal datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan menggali keterangan dari sejumlah saksi. Polisi melibatkan petugas medis untuk memeriksa jasad Purnomo.

"Hasil pemeriksaan petugas Puskesmas Bangsal ditemukan luka lecet bakar di lengan bagian kiri korban akibat tersambar petir," jelas Dony.

Polisi telah menyerahkan jenazah Purnomo ke keluarganya untuk dimakamkan. Pasalnya, keluarga korban menolak autopsi dan menerima insiden ini sebagai musibah.

(sun/bdh)