Ini Kondisi Terbaru TKI Jatim yang Terpapar COVID-19 Varian B1351

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Jumat, 21 Mei 2021 12:33 WIB
Rumah Sakit Darurat Indrapura Rawat 34 TKI Positif COVID-19  

Hilda Meilisa Rinanda

Surabaya - Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) kini tengah merawat 34 Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang terkonfirmasi positif COVID-19. Sebelumnya, para TKI ini sempat diswab saat hendak dikarantina di Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

Rinciannya, tadi malam ada delapan PMI yang masuk RSLI. Sedangkan sore ini ada 26 orang PMI yang dinyatakan positif terpapar COVID-19.

Mereka berasal dari Malaysia, Hongkong, Singapura dan Brunei Darussalam. TKI yang positif dalam seminggu terakhir ini berasal dari wilayah Asia Tenggara, sedangkan yang dari timur tengah diperkirakan akan masuk dalam seminggu ke depan.

Ketua Pelaksanan Relawan PPKPC-RSLI Radian Jadid menyebut total TKI yang dirawat di RSLI ada 34 pasien. Rincirannya 17 pasien laki-laki dan 17 pasien perempuan.

Sedangkan asal para TKI juga beragam, lebih dari setengah berasal dari Madura, yakni dari Sampang, Pamekasan, Bangkalan dan Sumenep. Lalu, ada pula dari Jember, Probolinggo, Ponorogo, Pacitan, Sidoarjo dan satu orang dari Kendal, Jawa Tengah. 

Sementara itu, Kepala RSLI Kogabwilhan II Surabaya, Laksamana Pertama dr I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara mengatakan para TKI yang positif ini akan menjadi perhatian serius. Karena berpotensi menjadi perantara mutasi COVID-19 varian baru. 

Nalendra mengatakan pihaknya juga berkaca pada kondisi tsunami COVID-19 di India. Untuk itu, Nalendra tak ingin kecolongan. Segala langkah antisipasif dan monitoring ketat akan dilakukan pada penderita COVID-19 yang berasal dari PMI.
Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI)/Foto file: Esti Widiyana
Surabaya -

Pekerja Migran Indonesia atau TKI asal Jatim terpapar virus COVID-19 varian B1351 Afrika Selatan (Afsel). Yang bersangkutan masih dalam perawatan.

Hasil tes Swab PCR-nya juga masih positif COVID-19. "Masih dalam perawatan, hasil PCR positif lagi," kata Penanggung Jawab Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Laksamana Pertama dr I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara kepada detikcom di Surabaya, Jumat (21/5/2021).

Sebelumnya diketahui, ada dua TKI yang pulang ke Jatim terpapar COVID-19 varian baru B1351 Afsel dan varian B117 United Kingdom. TKI yang terpapar varian B117 telah membaik. Bahkan, hasil swab dua kali menunjukkan negatif.

"Sudah negatif, kita swab dua kali. Hasilnya sudah negatif yang perempuan (terpapar COVID UK)," ujar Nalendra pada Rabu (19/5).

Nalendra menjelaskan, TKI yang sudah negatif tetap menjalani isolasi di RSLI meski sudah negatif. TKI yang terpapar Corona varian B117 tersebut masuk 13 Mei 2021.

"Sesuai SOP, kita isolasi selama 14 hari. Berarti kira-kira keluar 27 Mei. Karena kalau sudah 14 hari, kita yakin, virus sudah tidak tersisa, dan bangkainya saja," imbuh Nalendra.

Sebelumnya diberitakan, Indonesia kembali menemukan dua kasus Corona varian baru di Jawa Timur. Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, ada kasus Corona varian Afrika Selatan dan Inggris pada pekerja migran Indonesia yang baru kembali dari Malaysia.

"Dua-duanya merupakan pekerja migran Indonesia yang datang dari Malaysia. Mereka membawa satu mutasi Afrika Selatan dan satu mutasi dari London," kata Menkes Budi dalam konferensi pers yang disiarkan Sekretariat Presiden, Senin (17/5/2021).

(sun/bdh)