2 Kurir Tertangkap Saat Ambil Sabu yang Dikirim dari Malaysia

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Kamis, 20 Mei 2021 16:35 WIB
Polres Pelabuhan Tanjung Perak bekerja sama dengan Bea Cukai setempat mengungkap kasus narkoba jaringan internasional. Dua kurir diamankan.
Jumpa pers Polres Pelabuhan Tanjung Perak//Foto: Deny Prastyo Utomo
Surabaya -

Polres Pelabuhan Tanjung Perak bekerja sama dengan Bea Cukai setempat mengungkap kasus narkoba jaringan internasional. Dua kurir diamankan.

Kedua tersangka yakni MK (41) dan SRT (47) warga Pamekasan, Madura. Para tersangka itu diamankan oleh Satreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak pada 27 April lalu.

Terungkapnya kasus ini bermula saat Satreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak melakukan kontrol usai mendapat konfirmasi dari Bea Cukai, terkait adanya pengiriman paket dalam boks, yang berisi dua kemasan aluminium foil, berisi sabu dengan berat 898 gram.

"Dengan adanya laporan itu, Satresnarkoba melakukan penyelidikan dengan kontrol delivery dan berhasil mengamankan dua tersangka tersebut selaku kurir. Dan sedangkan untuk pengirim barang sudah kita tetapkan DPO berinisial M," kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum saat rilis di mapolres, Kamis (20/5/2021).

Ganis menambahkan, sabu seberat 898 gram yang dibungkus dengan aluminium foil itu dimasukkan ke dalam termos. Kemudian dimasukkan ke dalam kardus paket.

"Paketan ini memang dari Malaysia, sesuai dengan alamat pengirimnya adalah seorang wanita berinisial M yang saat ini berada di Malaysia. Ditujukan ke seorang wanita juga dengan inisial M," ungkap Ganis.

"Pemiliknya bukan M sesuai dengan alamat pengiriman di kardus," lanjut Ganis.

Menurut Ganis, kedua tersangka mengakui telah dijanjikan upah sebesar Rp 2 juta, jika bisa mengambil paket sabu tersebut. "Rp 2 juta itu dibagi dua (oleh tersangka). Jadi Rp 1 juta (masing-masing tersangka) kita juga melakukan tes urine dan hasilnya positif dua-duanya," lanjut Ganis.

Kedua tersangka mengaku baru pertama kali menjadi kurir. Namun polisi tidak percaya begitu saja. Polres Pelabuhan Tanjung Perak terus melakukan penyelidikan lebih lanjut. Kedua pelaku dijerat Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 113 ayat (2) Subsider Pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

(sun/bdh)