Ini Rekomendasi Pakar Soal Temuan Mutasi Baru Virus Corona di Jatim

Hilda Meilisa - detikNews
Selasa, 18 Mei 2021 16:04 WIB
Ketua Tim Riset Corona dan Formulasi Vaksin dari Professor Nidom Foundation (PNF), Prof dr Chairul Anwar Nidom
Prof Nidom (Foto: Hilda Meilisa Rinanda/detikcom)
Surabaya -

Dua tenaga kerja Indonesia (TKI) atau pekerja migran Indonesia (PMI) terpapar mutasi baru virus Corona. Kini mereka dirawat di ruangan khusus RS Lapangan Indrapura (RSLI).

Mereka baru kembali dari Malaysia. Ada TKI asal Jember terpapar Corona B117 strain UK (United Kingdom), sedangkan TKI asal Sampang terpapar Corona B1351 strain Afrika Selatan (Afsel).

Ketua Tim Riset Corona dan Formulasi Vaksin dari Professor Nidom Foundation (PNF), Prof dr Chairul Anwar Nidom memberikan sejumlah rekomendasi pada pemerintah. Salah satunya dilakukan pengujian pada hewan.

"Saya ingin menekankan bukan poin pada TKI dan bukan juga poin varian Afrika, tapi seharusnya dilanjutkan virus yang dibawa TKI ini diuji disimulasikan di hewan. Kemudian nanti dari hewan ini bagaimana penularannya dan bagaimana manifestasi klinik atau patologinya," papar Prof Nidom kepada detikcom di Surabaya, Selasa (18/5/2021).

Hasilnya, bisa diinformasikan pada dokter di Indonesia. Nidom juga menyoroti Menkes Budi Gunadi Sadikin yang hanya mengumumkan adanya temuan kasus ini, tanpa tindak lanjut.

"Nanti dari situ diinformasikan kepada teman-teman di rumah sakit. Tapi Menteri Kesehatan hanya mengumumkan begitu saja. Selanjutnya apa dia menginstruksikan ke litbangkes agar virus yang dari TKI ini diuji coba ke hewan?" jelas Nidom.

Simak video 'Menkes Menghimbau Soal Kasus Mutasi Baru COVID-19 di Indonesia':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2