Lebaran Ketupat Makin Dekat, Kocek Pedagang Janur di Lamongan Makin Tebal

Eko Sudjarwo - detikNews
Selasa, 18 Mei 2021 11:32 WIB
pedagang janur di Lamongan
Pedagang janur di Lamongan (Foto: Eko Sudjarwo)
Lamongan -

Menjelang lebaran ketupat, pedagang janur mulai menjamur di sejumlah pasar di Lamongan. Bahkan, pedagang mulai kewalahan memenuhi permintaan.

Mulai menjamurnya pedagang janur ini terlihat di Pasar Sidoharjo Lamongan. Meski pandemi, pedagang mengakui jika permintaan janur naik jika dibandingkan dengan lebaran ketupat tahun lalu.

"Permintaan saat ini memang naik, tahun ini lebih banyak pembeli janur dibandingkan tahun lalu," kata Raharjo, salah satu pedagang janur yang ada di Pasar Sidoharjo Lamongan kepada detikcom, Selasa (17/5/2021).

Selain karena naiknya permintaan, Raharjo mengaku ia dan pedagang janur lainnya juga mengaku kewalahan memenuhi permintaan janur karena janur dari petani yang ada di Lumajang saat ini berkurang. Pasokan dari Lumajang, imbuh Raharjo, berkurang karena banyak pohon kelapa di wilayah ini yang diserang penyakit daun.

"Jika tidak ada pengiriman janur dari Lumajang maka diprediksi para penjual janur yang ada akan kehabisan stok," imbuhnya.

Raharjo menyebut harga seikat janur untuk tahun ini juga mengalami kenaikan, yaitu Rp 190 ribu dari harga tahun lalu yang Rp 150 ribu. Menjamurnya pedagang janur ini juga terjadi di pasar lainnya yang ada di Lamongan seperti di Pasar Babat Lamongan.

Sementara, terkait tradisi lebaran ketupat yang biasanya dilangsungkan di wilayah Pantura Lamongan tahun ini juga tidak diagendakan kembali. Kabid Kebudayaan Disparbud Lamongan Miftah Alamuddin menyebut, untuk tahun ini tradisi lebaran ketupat memang tidak diagendakan karena kondisi masih pandemi.

"Untuk tahun ini memang tidak kami agendakan karena masih pandemi," kata Mifta.

(iwd/iwd)